5 mins read

Picking: Definisi, Metode, dan Tips Menerapkannya

Diterbitkan
Diperbarui
picking adalah
Mekari Desty Highlights

  • Picking adalah proses mengambil barang dari lokasi penyimpanan di gudang untuk memenuhi pesanan pelanggan, menjadi salah satu tahapan paling krusial dalam pemenuhan pesanan.
  • Picking berdampak besar terhadap efisiensi operasional, terbukti dari proses ini yang menjadi salah satu penyumbang terbesar biaya tenaga kerja dan waktu proses gudang secara keseluruhan.
  • Mekari Desty membantu seller mengelola proses pembelian dan transfer barang dari gudang secara lebih terstruktur, sehingga proses picking untuk pesanan dari berbagai marketplace dapat dilakukan lebih akurat.

Proses mengambil barang di gudang terlihat sederhana, namun kenyataannya menjadi salah satu tahapan yang paling banyak menyita waktu dan biaya dalam operasional gudang. Memahami cara kerja dan metode picking yang tepat dapat membantu bisnis Anda memenuhi pesanan pelanggan dengan lebih cepat dan akurat.  

Oleh karena itu, penting untuk memahami apa itu picking, perannya dalam operasional bisnis, berbagai metode yang umum digunakan, serta tips untuk membuat prosesnya lebih efisien. 

center banner mekari desty

Apa itu picking?

picking adalah

Picking adalah proses penting di gudang yang menghubungkan stok yang tersedia dengan pesanan pelanggan. Proses ini dimulai ketika pesanan masuk dan diubah menjadi daftar pengambilan barang atau pick list yang menjadi panduan staf gudang untuk mengambil item secara tepat dan efisien. 

Secara umum, proses picking mencakup beberapa tahapan berikut.

1. Rilis pesanan: Pesanan pelanggan diproses dan diubah menjadi daftar pengambilan barang yang siap dikerjakan oleh tim gudang.

2. Pencarian lokasi penyimpanan: Sistem atau staf mengidentifikasi lokasi setiap barang di dalam gudang agar proses pengambilan lebih terarah.

3. Pergerakan di gudang: Staf bergerak menuju lokasi penyimpanan sesuai rute yang telah ditentukan untuk menghemat waktu.

4. Pengambilan barang: Barang diambil dari rak, shelf, atau bin sesuai dengan daftar pesanan.

5. Verifikasi: Dilakukan pengecekan untuk memastikan SKU dan jumlah barang sudah sesuai dengan pesanan.

6. Konsolidasi: Semua barang yang telah diambil dikumpulkan sebelum masuk ke tahap pengemasan dan pengiriman.

Kenapa picking penting bagi bisnis?

Kenapa picking penting bagi bisnis?

Picking bukan sekadar aktivitas rutin di gudang, melainkan salah satu faktor yang paling menentukan efisiensi dan biaya operasional bisnis secara keseluruhan.

Data Insight

Picking menyumbang lebih dari 50% biaya tenaga kerja dan hingga 60% dari total waktu proses gudang. – RFgen

Menjadikannya area dengan dampak paling besar untuk efisiensi biaya dan kecepatan pemenuhan pesanan. 

Berikut alasan lain mengapa picking penting bagi bisnis:

  • Mengurangi biaya tenaga kerja: Strategi picking yang tepat memangkas waktu perjalanan dan waktu tunggu yang tidak perlu, sehingga menekan biaya operasional secara keseluruhan.
  • Meminimalkan kesalahan pesanan: Proses picking yang terstruktur mengurangi risiko kesalahan yang berujung pada retur, pekerjaan ulang, hingga keluhan pelanggan.
  • Meningkatkan kecepatan pemenuhan pesanan: Metode picking yang efisien memungkinkan lebih banyak pesanan diproses dalam satu shift tanpa perlu menambah jumlah staf.
  • Mendukung skalabilitas bisnis: Sistem picking yang baik membantu bisnis menghadapi lonjakan pesanan musiman tanpa perlu menambah staf secara proporsional.
  • Meningkatkan kepuasan pelanggan: Pesanan yang diproses lebih cepat dan akurat berkontribusi langsung pada pengalaman belanja yang lebih baik, mendorong pelanggan untuk kembali berbelanja.

Metode picking yang umum digunakan

Metode picking yang umum digunakan

Terdapat beberapa metode picking yang dapat disesuaikan dengan volume pesanan, jumlah SKU, dan skala operasional bisnis.

Discrete picking (single-order)

Satu staf memenuhi satu pesanan pada satu waktu, berjalan melintasi gudang untuk mengumpulkan setiap barang. Metode ini sederhana dan cocok untuk bisnis dengan jumlah SKU dan volume pesanan yang masih terbatas.

Batch picking

Mengelompokkan beberapa pesanan yang memiliki SKU atau lokasi yang sama ke dalam satu rute pengambilan, sehingga mengurangi perjalanan berulang ke area penyimpanan yang sama. Metode ini efektif untuk bisnis dengan volume pesanan tinggi dan pola SKU yang serupa.

Zone picking

Membagi gudang menjadi beberapa zona, dengan setiap staf bertanggung jawab hanya pada zona yang ditugaskan. Pesanan kemudian berpindah dari satu zona ke zona lain hingga selesai. Metode ini cocok untuk gudang yang lebih besar dengan variasi SKU yang luas.

Wave picking

Mengelompokkan pesanan ke dalam gelombang (wave) berdasarkan kriteria tertentu, seperti jadwal pengiriman atau prioritas pesanan, lalu merilis tugas pengambilan secara terjadwal. Metode ini membantu menyelaraskan proses picking dengan jadwal pengemasan dan pengiriman.

Cluster picking

Satu staf membawa beberapa keranjang atau wadah sekaligus untuk memenuhi beberapa pesanan dalam satu rute, menggabungkan efisiensi batch picking dengan akurasi tingkat pesanan.

Tips agar proses picking lebih efisien

Berikut beberapa tips praktis yang bisa diterapkan untuk meningkatkan efisiensi proses picking bisnis.

1. Susun tata letak gudang secara strategis

Tempatkan produk yang paling sering dipesan di area yang mudah dijangkau, seperti dekat pintu keluar atau area packing. Dengan begitu, waktu perjalanan staf bisa ditekan dan alur kerja menjadi lebih cepat.

2. Gunakan sistem barcode atau pemindaian digital

Teknologi ini membantu memastikan barang yang diambil sudah sesuai dengan pesanan. Selain meningkatkan akurasi, proses verifikasi juga menjadi lebih cepat dibandingkan pengecekan manual.

3. Standardisasi proses picking untuk seluruh tim

Tetapkan prosedur yang jelas dan konsisten, mulai dari cara membaca pick list hingga urutan pengambilan barang. Hal ini memudahkan pelatihan staf baru dan menjaga kualitas operasional tetap stabil.

4. Pantau dan evaluasi performa secara berkala

Gunakan metrik seperti waktu picking per pesanan dan tingkat kesalahan untuk menilai kinerja tim. Dari sini, Anda bisa menemukan bottleneck dan melakukan perbaikan yang lebih tepat sasaran.

Data Insight

Peningkatan pick rate sebesar 20% dapat memangkas biaya tenaga kerja picking hingga 17% – Productiv.

Angka ini menegaskan bahwa perbaikan kecil pada kecepatan picking dapat memberikan penghematan biaya yang signifikan, menjadikan evaluasi performa sebagai langkah yang sepadan dengan investasinya.

5. Sesuaikan metode picking dengan kebutuhan bisnis

Tidak semua metode cocok untuk setiap bisnis. Jika volume pesanan meningkat, pertimbangkan beralih ke metode yang lebih efisien agar operasional tetap optimal tanpa harus menambah banyak tenaga kerja.

Kelola proses picking dari berbagai marketplace lebih rapi dengan Mekari Desty

Proses picking menjadi lebih kompleks ketika bisnis Anda berjualan di banyak marketplace sekaligus, di mana pesanan yang masuk dari setiap platform perlu diambil dan disiapkan tanpa menimbulkan kesalahan maupun keterlambatan.

Tanpa sistem yang terpusat, staf gudang berisiko kebingungan memproses pesanan dari berbagai marketplace secara bersamaan, terutama saat volume pesanan sedang tinggi.

Mekari Desty adalah aplikasi omnichannel marketplace yang membantu seller mengelola proses pembelian dan perpindahan stok antar gudang secara terstruktur melalui fitur Manajemen Gudang, sehingga proses picking dan penyiapan pesanan dari berbagai marketplace dapat dilakukan lebih rapi dan akurat. Berikut kapabilitas yang bisa dimanfaatkan:

  • Purchase Order: Catat setiap pembelian dengan lebih rapi dan terstandarisasi.
  • Internal Transfer: Distribusikan stok antar gudang dengan lebih mudah.
  • Item Receiving: Catat barang masuk secara lebih akurat.
  • Pengelolaan Multigudang: Kelola seluruh lokasi gudang marketplace dan fulfillment dari satu sistem terpusat.
  • Master & Marketplace Warehouse Binding: Sinkronkan stok dan lokasi penyimpanan antar gudang dan marketplace.
  • Shelf & Slot Creation: Atur tata letak gudang agar penempatan barang lebih cepat dan terorganisir.
  • Product & Stock Allocation: Tempatkan produk dengan lebih presisi di setiap rak dan slot.
  • Marketplace Stock Configuration: Petakan stok per rak dan per marketplace, sehingga proses picking untuk tiap platform lebih terarah.

Saatnya kelola proses picking dan penyiapan pesanan bisnis Anda dari berbagai marketplace lebih rapi bersama Mekari Desty.

References and methodology

Methodology

Methodology

Articles published by Mekari Desty are developed using trusted sources, including official data, company reports, academic research, and insights from industry practitioners. Whenever possible, we refer directly to primary sources before drawing conclusions. Our editorial team reviews and verifies the information to ensure accuracy and relevance. All references are listed so readers can trace each piece of information back to its original source.

Our editorial standards

Our editorial standards

  • Primary source first: We consult official product documentation and pricing pages directly, not secondhand summaries or aggregator sites.
  • Fact-checking: All product features, pricing, and claims are cross-verified against each platform’s official website at the time of writing.
  • No paid placement: Tools are selected based on relevance and fit for Indonesian businesses, not commercial arrangements. Mekari Desty is included as a first-party product and is transparently labeled as such.
  • Regular review: Articles are periodically updated to reflect product changes or shifts in market relevance.
References

References

RFgen. “Warehouse Picking Guide: Methods, Technology & Trends”
Productiv. “How to Improve Warehouse Pick Rate: 9 Proven Methods + Industry Benchmarks”

FAQ

1. Apa itu Picking?

1. Apa itu Picking?

Picking adalah proses mengambil barang dari lokasi penyimpanan di gudang untuk memenuhi pesanan pelanggan, menjadi salah satu tahapan paling krusial dalam pemenuhan pesanan.

2. Kenapa picking penting bagi bisnis?

2. Kenapa picking penting bagi bisnis?

Picking penting karena menjadi salah satu proses gudang yang paling banyak menyita biaya tenaga kerja dan waktu operasional, sehingga berdampak besar terhadap efisiensi biaya, kecepatan, dan akurasi pemenuhan pesanan.

3. Apa saja metode picking yang umum digunakan?

3. Apa saja metode picking yang umum digunakan?

Metodenya meliputi discrete picking, batch picking, zone picking, wave picking, dan cluster picking, yang dapat disesuaikan dengan volume pesanan dan skala operasional bisnis.

4. Apa tips agar proses picking lebih efisien?

4. Apa tips agar proses picking lebih efisien?

Tipsnya meliputi menyusun tata letak gudang secara strategis, menggunakan sistem barcode, menstandardisasi proses untuk seluruh tim, memantau performa secara berkala, serta menyesuaikan metode picking dengan volume pesanan.

5. Apa perbedaan discrete picking dan batch picking?

5. Apa perbedaan discrete picking dan batch picking?

Discrete picking memenuhi satu pesanan pada satu waktu, sementara batch picking mengelompokkan beberapa pesanan dengan SKU atau lokasi yang sama ke dalam satu rute pengambilan untuk mengurangi waktu perjalanan.

6. Bagaimana Mekari Desty membantu bisnis mengelola proses picking dari berbagai marketplace?

6. Bagaimana Mekari Desty membantu bisnis mengelola proses picking dari berbagai marketplace?

Mekari Desty membantu seller mengelola pembelian dan transfer barang dari gudang melalui fitur Manajemen Gudang, sehingga proses menyiapkan pesanan dari berbagai marketplace dapat dilakukan lebih rapi dan akurat.