7 mins read

Penyimpanan Barang di Gudang: Jenis, Teknik, Manfaat

Diterbitkan
Diperbarui
penyimpanan barang di gudang
Mekari Desty Highlights

  • Biaya sewa gudang di Amerika Serikat meningkat 8,3% dari $7,96 menjadi $8,31 per square foot antara 2022 hingga 2024, menunjukkan bahwa memanfaatkan ruang gudang seefisien mungkin kini menjadi kebutuhan, bukan lagi sekadar pilihan.
  • Gudang yang dikelola dengan baik dapat mencapai 80-85% utilisasi ruang, sementara tingkat di bawah 70% menandakan kapasitas yang terbuang percuma akibat sistem penyimpanan yang kurang optimal.
  • Mekari Desty membantu bisnis memantau dan mengelola penyimpanan barang di berbagai gudang dari satu dashboard, sehingga stok lebih tertata dan mudah dilacak kapan pun dibutuhkan.

Gudang yang berantakan bukan hanya soal tampilan yang kurang rapi, tetapi juga berdampak langsung pada kecepatan operasional, mulai dari proses pencarian barang hingga risiko kesalahan pengiriman. Semakin besar volume stok yang dikelola, semakin besar pula dampak yang ditimbulkan jika sistem penyimpanan tidak tertata dengan baik.

Penyimpanan barang di gudang yang terencana menjadi kunci untuk menjaga operasional tetap efisien dan barang tetap aman. Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari pengertian, jenis, teknik, proses, hingga manfaat sistem penyimpanan barang di gudang.

Apa itu penyimpanan barang di gudang?

penyimpanan barang di gudang
Vast storage building full of products placed on industrial racks with tags and labels, commercial goods. Distribution center equipped for logistical import export system. 3D render animation.

Penyimpanan barang di gudang adalah rangkaian sistem dan komponen yang digunakan untuk menampung, menata, dan menjaga keamanan barang selama berada di fasilitas gudang.

Tujuan utamanya adalah memaksimalkan pemanfaatan ruang yang tersedia, sekaligus menjaga inventaris tetap aman dan tertata dengan baik.

Sistem penyimpanan yang baik juga bersifat fungsional dan mudah digunakan, sehingga membantu pekerja gudang menjalankan tugasnya secara aman dan efisien setiap hari.

Dengan sistem penyimpanan yang tepat, bisnis tidak hanya menghemat biaya dan memanfaatkan ruang secara maksimal, tetapi juga memastikan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh tim gudang.

Jenis-jenis penyimpanan barang di gudang

Sistem penyimpanan barang di gudang dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis, tergantung struktur penyimpanan maupun karakteristik barang yang disimpan. Berikut jenis-jenis yang umum digunakan.

1 . Pallet racking

Struktur rak yang digunakan untuk menyimpan barang dalam boks atau di atas pallet, mampu menampung beban berat, kompatibel dengan forklift, serta dapat disusun hingga menjangkau seluruh tinggi gudang untuk memaksimalkan kapasitas dalam ruang yang terbatas.

Makanya untuk memaksimalkan agar kapasitas sesuai, diterapkan sistem FIFO (First In, First Out), artinya barang yang pertama masuk, maka harus pertama keluar dan terdapat jangka waktu penyimpanannya.

2. Multi-tier racking

Struktur rak bertingkat yang memanfaatkan ruang vertikal gudang, cocok untuk barang berukuran besar dengan aksesibilitas melalui lorong, tangga, atau ramp. 

Sistem ini sangat disarankan jika ingin menampung lebih banyak barang dan dapat menggunakan bantuan tangga atau lorong khusus sebagai jalur untuk memindahkan barang.

3. Static shelving

Rak tetap yang tidak dapat dipindahkan dan diisi secara manual, cocok untuk barang ringan seperti pakaian, buku, atau komponen kecil yang disimpan dalam jangka pendek. Oleh karena itu, untuk layoutnya sudah didesain menyesuaikan jenis barang.

4. Mobile shelving

Rak yang dipasang pada rel sehingga dapat digeser untuk menghemat ruang, ideal untuk gudang dengan keterbatasan lahan maupun kebutuhan penyimpanan dengan kondisi khusus seperti cold storage. 

5. Mezzanine flooring

Lantai tambahan yang dibangun di atas lantai utama gudang untuk menambah kapasitas penyimpanan secara vertikal tanpa perlu memperluas bangunan. Bisa juga menempatkan setiap lantai untuk masing-masing jenis barang. 

6. Sistem penyimpanan otomatis

Meliputi vertical carousel, conveyor, hingga robotisasi yang memindahkan dan menyimpan barang secara otomatis, cocok untuk gudang berskala besar yang membutuhkan efisiensi tinggi. Umumnya, sudah dilengkapi oleh sistem yang sudah terintegrasi langsung.

7. Penyimpanan berdasarkan kategori produk

Beberapa jenis barang memerlukan lingkungan penyimpanan khusus, seperti cold storage untuk produk yang mudah rusak, dry storage untuk barang non-perishable seperti tekstil dan elektronik, hingga penyimpanan dengan kontrol suhu dan kelembapan ketat untuk produk farmasi. 

Cara penyimpanannya disesuaikan dengan kategori produk. Misal, kulkas dengan suhu khusus untuk makanan beku dan tas dari bahan tertentu, yang harus jauh dari sinar matahari.

Teknik penyimpanan barang di gudang

Selain jenis struktur penyimpanan, penting juga memahami teknik eksekusi dalam menata barang agar operasional gudang berjalan optimal. Berikut teknik yang umum diterapkan.

1 . Floor storage

Barang ditempatkan langsung di lantai tanpa rak, menjadi opsi paling hemat biaya namun membutuhkan area yang luas dan berisiko menyulitkan pencarian barang saat volume stok tinggi dan ketika posisi barang jauh dan terkadang harus menyingkirkan barang sekitarnya. Jika tidak posisi barang tidak sesuai maka barang berisiko untuk jatuh.

2. Direct access racking

Barang dapat langsung diambil dari lorong kerja tanpa harus memindahkan barang lain terlebih dahulu hal ini tentu membuat waktu lebih efisien dan memberikan aksesibilitas penuh namun membutuhkan lorong yang lebih lebar. 

3. High-density racking

Teknik yang mengurangi jumlah lorong untuk memaksimalkan kapasitas penyimpanan, cocok untuk barang dengan jumlah pallet banyak namun variasi SKU terbatas. 

Terdapat 3 jenis yaitu:

  • Push back racking: Rak yang terdapat trolly (berbentuk dorongan).
  • Live pallet racking: Rak yang menggunakan roller karena jalur pengambilan barangnya secara gravitasi.
  • Drive-In racking: Rak yang dilengkapi dengan rel sesuai dengan tempat pallet.

4. Penyimpanan barang khusus atau berukuran besar

Barang panjang seperti pipa, kabel gulung, atau material konstruksi memerlukan teknik khusus seperti cantilever racking yang menopang barang secara horizontal. Penempatan rak disesuaikan dengan kategori dan ukuran jenis barang.

5. Optimal location management (slotting)

Penentuan lokasi penyimpanan yang tepat berdasarkan kriteria seperti jenis barang, ukuran, dan tingkat perputaran stok, biasanya dibantu oleh warehouse management system (WMS). Cara ini tujuannya untuk mempermudah pemantauan barang.

6. Automasi pergerakan barang

Penggunaan automated storage & retrieval system (AS/RS) untuk memindahkan barang secara mandiri, meningkatkan kecepatan proses sekaligus menekan risiko kesalahan akibat penataan manual. Keuntungan dari sistem ini proses memindahkan barang menjadi lebih efisien.

Bagaimana proses penyimpanan barang di gudang?

Proses penyimpanan barang di gudang umumnya berjalan melalui beberapa tahapan berikut, mulai dari barang tiba hingga tercatat dalam sistem.

1. Penerimaan barang

Barang yang tiba di gudang diperiksa kelengkapan dan kondisinya sebelum diproses lebih lanjut. Umumnya, disertakan dengan penunjukan dokumen resmi sebagai bukti sah penerimaan barang. 

2. Pemeriksaan dan pencatatan

Barang diperiksa dari sisi kualitas, kuantitas, dan kesesuaiannya dengan data pesanan, lalu dicatat untuk mendokumentasikan stok terkini. Agar lebih akurat, pencatatan dapat menggunakan software khusus manajemen stok.

3. Penentuan lokasi penyimpanan

Sistem menentukan lokasi penyimpanan yang sesuai berdasarkan kriteria seperti ukuran, berat, dan tingkat perputaran barang. Menggunakan sistem, Warehouse Management System (WMS), agar mapping lokasi lebih akurat. 

4. Pemindahan ke lokasi penyimpanan

Barang dipindahkan dari area penerimaan menuju lokasi penyimpanan yang telah ditentukan, baik secara manual dengan petugas maupun menggunakan alat bantu otomatis.

5. Penempatan barang

Barang diletakkan di lokasi yang telah ditentukan, baik di rak, bin, maupun di atas pallet, dengan posisi yang tercatat dalam sistem khusus manajemen stok untuk memudahkan pengambilan berikutnya.

6. Pembaruan data stok

Setelah barang tersimpan, data stok dalam sistem diperbarui agar selalu mencerminkan kondisi terkini secara akurat. Pembaharuan stok menyesuaikan dengan jumlah stok secara real-time di gudang.

Manfaat sistem penyimpanan barang di gudang

Sistem penyimpanan yang dikelola dengan baik memberikan dampak yang signifikan terhadap efisiensi operasional bisnis secara keseluruhan.

Data Insight
  • Biaya sewa gudang di Amerika Serikat meningkat 8,3% dari $7,96 menjadi $8,31 per square foot antara 2022 hingga 2024 – NetSuite
  • Di sisi lain, gudang yang dikelola dengan baik dapat mencapai 80-85% utilisasi ruang, sementara tingkat di bawah 70% menandakan kapasitas yang terbuang – CalcBee

Data ini menunjukkan bahwa di tengah kenaikan biaya gudang, memaksimalkan sistem penyimpanan menjadi salah satu cara paling efektif untuk menekan pengeluaran operasional. 

Berikut manfaat utama lainnya dari sistem penyimpanan yang baik.

  • Keamanan: Melindungi keselamatan pekerja, mesin, dan inventaris melalui perlengkapan pendukung seperti pagar pengaman, partisi, dan pelindung rak.
  • Efisiensi operasional: Memudahkan pekerja menemukan dan mengambil barang lebih cepat, sehingga alur kerja gudang menjadi lebih lancar dan mudah dinavigasi.
  • Optimalisasi ruang: Memaksimalkan kapasitas gudang melalui rak bertingkat, mezzanine, atau sistem penyimpanan vertikal lainnya tanpa perlu memperluas bangunan.
  • Fleksibilitas: Memudahkan bisnis menyesuaikan kapasitas penyimpanan sesuai perubahan permintaan, termasuk saat menghadapi musim ramai atau lonjakan stok.
  • Penghematan biaya jangka panjang: Mengurangi biaya transportasi dan pengadaan melalui pembelian dalam jumlah besar serta penyimpanan yang terpusat.
  • Organisasi yang lebih baik: Zonasi, pelabelan, dan pencatatan inventaris yang akurat membantu meminimalkan kesalahan sekaligus mencegah kehilangan barang.

Penyimpanan barang di gudang lebih efisien dengan Mekari Desty

Menata penyimpanan barang di gudang bukan sekadar soal memilih rak yang tepat, tetapi juga memastikan data stok di setiap lokasi tetap akurat dan mudah dipantau, terutama saat bisnis mengelola lebih dari satu gudang sekaligus.

Tantangannya, hal ini menjadi lebih rumit ketika pencatatan stok masih dilakukan secara manual atau tidak tersinkron antar gudang, sehingga bisnis kesulitan mengetahui kondisi stok yang sebenarnya secara real-time.

Di sinilah Mekari Desty hadir untuk membantu Anda mengelola penyimpanan barang di gudang secara lebih terstruktur dan efektif. Dengan fitur manajemen gudang yang terintegrasi, bisnis dapat memantau stok di berbagai gudang sekaligus, mengatur perpindahan barang antar lokasi, serta memastikan data inventaris selalu akurat dan real-time.

Saatnya kelola penyimpanan barang di gudang bisnis Anda lebih rapi dan efisien bersama Mekari Desty.

Referensi

Flex Logistics. “5 Types of Warehouse Storage”

Manutan UK Blog. “Everything You Need to Know About Warehouse Storage”

Mecalux. “Warehouse Storage Techniques for Efficient Use of Space”

IGZ. “What is Storage? – Efficient Warehouse Management”

Alwefaq National Transport. “Optimizing Storage of Goods in Warehouse for Enhanced Supply Chain”

NetSuite. “Warehouse Space Utilization: How to Calculate and Optimize”

CalcBee. “Warehouse Space Utilization Calculator”

FAQ

1. Apa itu penyimpanan barang di gudang?

1. Apa itu penyimpanan barang di gudang?

Penyimpanan barang di gudang adalah rangkaian sistem dan komponen yang digunakan untuk menampung, menata, dan menjaga keamanan barang selama berada di fasilitas gudang, dengan tujuan memaksimalkan pemanfaatan ruang dan menjaga inventaris tetap aman.

 

2. Apa saja jenis-jenis penyimpanan barang di gudang?

2. Apa saja jenis-jenis penyimpanan barang di gudang?

Jenis penyimpanan barang di gudang meliputi pallet racking, multi-tier racking, static shelving, mobile shelving, mezzanine flooring, sistem penyimpanan otomatis, serta penyimpanan berdasarkan kategori produk seperti cold storage dan dry storage.

3. Apa manfaat sistem penyimpanan barang di gudang yang baik?

3. Apa manfaat sistem penyimpanan barang di gudang yang baik?

Manfaatnya meliputi keamanan kerja, efisiensi operasional, optimalisasi ruang, fleksibilitas terhadap perubahan permintaan, penghematan biaya jangka panjang, serta organisasi inventaris yang lebih baik.

4. Bagaimana Mekari Desty membantu proses penyimpanan barang di gudang?

4. Bagaimana Mekari Desty membantu proses penyimpanan barang di gudang?

Mekari Desty membantu bisnis memantau stok di berbagai gudang sekaligus, mengatur perpindahan barang antar lokasi, serta memastikan data inventaris selalu akurat dan real-time melalui fitur manajemen gudang yang terintegrasi.