8 mins read

Cara Mencari Produk yang Sedang Trend di Marketplace

Diterbitkan
Diperbarui
cara mencari produk yang sedang trend
Mekari Desty Highlights

  • Cara mencari produk yang sedang trend dapat dilakukan dengan memanfaatkan data di setiap platform, seperti Top Products dan Trends di TikTok Creative Center, saran pencarian, serta produk terlaris di Shopee dan Lazada, lalu memvalidasinya dengan Google Trends, media sosial, toko kompetitor, dan data penjualan sendiri.
  • Tidak semua produk trend layak dijual. Seller perlu membedakan tren yang bertahan dengan produk viral sesaat, menghitung margin, dan menguji pasar dengan stok terbatas sebelum menambah persediaan.
  • Mekari Desty hadir sebagai platform omnichannel marketplace yang membantu seller membaca laporan penjualan per produk, per marketplace, dan per periode dari satu dashboard, sehingga tren dapat divalidasi dengan data penjualan toko sendiri.

Tren produk di marketplace dapat berubah dalam waktu singkat. Produk yang laris hari ini belum tentu tetap diminati bulan depan. Jika terlambat membaca perubahan permintaan, seller berisiko menyiapkan stok ketika tren mulai menurun atau kehilangan peluang menjual produk yang sedang diminati.

Karena itu, seller perlu memahami cara mencari produk yang sedang trend di marketplace sebelum menentukan barang yang akan dijual. Artikel ini membahas cara menemukan produk populer di marketplace, memvalidasi tren melalui sumber lain, serta menilai potensi produk sebelum mulai berjualan.

center banner mekari desty

Peluang menemukan produk laris melalui tren pasar

Perubahan tren belanja online membuka peluang bagi seller untuk menemukan produk yang sedang diminati konsumen. Selain memantau produk terlaris dan tren penjualan di marketplace, seller dapat mengamati media sosial untuk menemukan produk yang mulai populer.

Perubahan perilaku konsumen juga memperkuat pentingnya memantau platform berbasis konten.

Laporan TikTok mencatat bahwa konsumen Asia Pasifik yang rutin mencari produk melalui platform konten seperti TikTok jumlahnya 1,9 kali lebih banyak dibandingkan konsumen yang menggunakan mesin pencari tradisional. Selain itu, 93% konsumen ingin mempertahankan atau meningkatkan aktivitas menemukan hingga membeli produk melalui platform konten dalam satu hingga dua tahun ke depan.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa platform konten dapat menjadi salah satu sumber informasi untuk mengenali produk yang mulai diminati pasar. Namun, produk yang ramai dibicarakan belum tentu menghasilkan penjualan tinggi di marketplace.

Karena itu, seller perlu memvalidasi tren dengan membandingkan data penjualan, tingkat persaingan, dan potensi keuntungan sebelum menentukan produk yang akan dijual.

Ciri-ciri produk yang sedang trend

Produk yang sedang trend biasanya menunjukkan peningkatan minat konsumen dan aktivitas penjualan. Berikut beberapa ciri yang bisa diamati di marketplace maupun media sosial.

1. Volume pencarian naik dalam waktu singkat

Peningkatan pencarian dapat terlihat dari saran pencarian marketplace atau lonjakan grafik Google Trends. Hal ini menunjukkan bahwa minat konsumen terhadap produk tersebut mulai meningkat.

2. Banyak konten membahas produk yang sama

Video review, unboxing, atau tutorial dari berbagai kreator muncul berulang di media sosial. Jika produk dibahas oleh banyak akun, tren tersebut berpotensi menjangkau audiens yang lebih luas.

3. Jumlah terjual meningkat cepat

Perhatikan angka penjualan produk di marketplace, jika tersedia. Peningkatan jumlah terjual dapat menjadi sinyal permintaan yang meningkat, terutama jika terjadi dalam periode terbaru.

4. Banyak toko baru menjual produk serupa

Semakin banyak seller menawarkan produk yang sama bisa menandakan meningkatnya minat pasar. Namun, kondisi ini juga menunjukkan bahwa persaingan penjual mungkin semakin ketat.

5. Stok sering habis

Status stok habis di beberapa toko dapat mengindikasikan permintaan yang tinggi. Namun, pastikan kondisi ini bukan sekadar akibat keterbatasan pasokan.

Semakin banyak sinyal yang muncul bersamaan, semakin kuat indikasi bahwa produk tersebut sedang trend, bukan hanya ramai sesaat di satu akun.

Cara mencari produk yang sedang trend di marketplace

Setiap marketplace memiliki fitur yang bisa dimanfaatkan untuk mengamati tren produk. Berikut cara riset produk potensial di TikTok, Shopee, dan Lazada:

Riset produk yang sedang trend di TikTok

1. Pantau Top Products di TikTok Creative Center

Buka TikTok Creative Center dan pilih Top Products untuk melihat produk yang menonjol dalam iklan TikTok. Gunakan filter wilayah, kategori, dan periode untuk membandingkan data seperti impresi, CTR, dan CPA.

2. Amati hashtag yang sedang populer

Gunakan fitur Trends di TikTok Creative Center untuk mencari hashtag populer berdasarkan kategori. Perhatikan hashtag yang berkaitan dengan produk yang ingin Anda jual untuk menemukan topik yang sedang menarik perhatian audiens.

3. Telusuri FYP dan video kreator

Amati produk yang berulang kali muncul di FYP, terutama dalam video review, unboxing, dan tutorial. Perhatikan apakah produk dibahas oleh banyak kreator atau hanya ramai di satu akun.

4. Pantau produk yang dipromosikan saat LIVE

Amati produk yang sering ditampilkan dalam sesi LIVE TikTok. Perhatikan respons penonton, pertanyaan yang diajukan, dan interaksi selama promosi untuk memahami daya tarik produk tersebut.

5. Periksa respons audiens terhadap produk

Baca komentar pada video yang membahas produk populer. Pertanyaan tentang harga, cara membeli, dan manfaat produk dapat membantu Anda memahami minat serta kebutuhan calon pembeli.

Riset produk yang sedang trend di Shopee

1. Telusuri produk terlaris di kategori terkait

Cari kategori yang ingin Anda jual, lalu amati produk yang ditampilkan sebagai terlaris jika tersedia. Bandingkan beberapa produk untuk mengenali jenis barang yang banyak diminati pembeli.

2. Manfaatkan saran pencarian Shopee

Ketik kata kunci produk di kolom pencarian dan amati saran yang muncul. Saran tersebut dapat memberikan ide tentang istilah atau variasi produk yang relevan untuk ditelusuri lebih lanjut.

3. Bandingkan jumlah penjualan produk

Periksa jumlah produk terjual yang ditampilkan pada halaman produk. Bandingkan beberapa produk serupa dan, jika memungkinkan, amati perubahannya dari waktu ke waktu agar riset tidak hanya bergantung pada angka penjualan kumulatif.

4. Pelajari rating dan ulasan pembeli

Baca ulasan terbaru untuk mengetahui fitur yang disukai, keluhan yang sering muncul, dan kebutuhan pembeli yang belum terpenuhi. Informasi ini bisa menjadi dasar untuk memilih produk atau menentukan nilai tambah yang ditawarkan.

5. Amati persaingan antartoko

Cari produk serupa dari beberapa seller, lalu bandingkan harga, variasi, dan penawaran mereka. Pilih peluang yang memungkinkan Anda bersaing tanpa harus mengandalkan harga paling murah.

Riset produk yang sedang trend di Lazada

1. Telusuri kategori dan produk populer

Jelajahi kategori yang relevan di Lazada dan periksa produk yang ditampilkan sebagai populer atau terlaris jika tersedia. Catat produk yang menarik perhatian untuk ditelusuri lebih lanjut.

2. Gunakan saran pencarian Lazada

Masukkan kata kunci produk pada kolom pencarian dan amati saran yang muncul. Kata kunci tersebut dapat membantu Anda menemukan variasi produk dan istilah yang digunakan calon pembeli.

3. Bandingkan jumlah penjualan produk

Periksa informasi jumlah terjual jika ditampilkan pada halaman produk. Bandingkan produk sejenis untuk melihat mana yang memiliki penjualan lebih tinggi, lalu pertimbangkan apakah data tersebut menunjukkan peluang yang sesuai dengan target pasar Anda.

4. Periksa rating dan ulasan produk

Amati rating serta ulasan pembeli untuk mengetahui pengalaman mereka setelah bertransaksi. Perhatikan komentar tentang kualitas, fungsi, dan harga untuk memahami faktor yang memengaruhi keputusan pembelian.

5. Bandingkan penawaran dari berbagai seller

Telusuri beberapa toko yang menjual produk serupa. Bandingkan harga, variasi, promosi, dan manfaat yang ditawarkan untuk menemukan celah persaingan serta memperkirakan peluang keuntungan.

Cara memvalidasi tren dari luar marketplace

Data marketplace perlu dibandingkan dengan sumber lain untuk memastikan produk memiliki minat pasar yang cukup kuat. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

Masukkan kata kunci produk di Google Trends, lalu pilih wilayah Indonesia dan rentang waktu 12 bulan atau 5 tahun. Grafik yang cenderung naik menunjukkan peningkatan minat, sedangkan lonjakan tajam yang segera turun bisa mengindikasikan tren sesaat.

2. Cek percakapan di media sosial lain

Cari produk yang sama di Instagram, YouTube, dan forum diskusi. Jika produk dibahas di berbagai platform, hal ini dapat menjadi sinyal bahwa minat konsumen tidak hanya berasal dari satu sumber.

3. Pantau toko kompetitor

Amati produk baru yang ditawarkan kompetitor, barang yang sering dipromosikan, dan perubahan penawaran mereka. Informasi ini dapat membantu Anda mengenali produk yang mulai mendapat perhatian pasar sekaligus memetakan persaingan.

4. Gunakan data penjualan toko sendiri

Periksa produk dan varian yang penjualannya meningkat dalam beberapa minggu terakhir. Data internal membantu Anda memahami preferensi pelanggan sekaligus mengidentifikasi produk yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut.

Tips dalam memilih produk yang sedang trend 

Sebelum ikut menjualnya, pertimbangkan beberapa hal berikut agar keputusan bisnis tidak hanya bergantung pada tren sesaat:

1. Kenali tren yang bertahan dan yang cepat berlalu

Perhatikan apakah produk memiliki fungsi yang terus dibutuhkan atau hanya populer karena konten viral. Produk dengan permintaan yang konsisten berpotensi dijual lebih lama, sedangkan produk yang mengikuti tren sesaat perlu diuji lebih hati-hati.

2. Hitung margin sebelum ikut tren

Tingginya minat pasar bisa menarik banyak seller dan memicu persaingan harga. Hitung keuntungan setelah dikurangi harga modal, biaya marketplace, ongkos kirim yang ditanggung, dan biaya promosi untuk memastikan penjualan tetap menguntungkan.

3. Mulai dengan stok terbatas

Uji respons pasar dengan menyediakan stok dalam jumlah kecil. Pantau kecepatan penjualan dan tanggapan pembeli sebelum menambah persediaan agar risiko barang tidak terjual dapat ditekan.

4. Sesuaikan dengan target pasar toko

Pilih produk yang relevan dengan kebutuhan dan kebiasaan belanja pelanggan Anda. Kesesuaian ini memudahkan promosi sekaligus memberi peluang untuk menawarkan produk tambahan kepada pembeli yang sudah ada.

5. Siapkan produk sebelum tren mencapai puncak

Jangan menunggu produk viral di mana-mana untuk mulai menyiapkan penjualan. Pastikan pemasok, harga, foto, deskripsi, dan stok sudah siap ketika minat mulai meningkat agar Anda tidak kehilangan momentum.

Validasi produk trend dengan data penjualan di Mekari Desty

Data marketplace dan media sosial membantu seller menemukan produk yang sedang diminati pasar. Untuk seller yang berjualan di beberapa marketplace, data penjualan biasanya tersebar di setiap Seller Centre. 

Proses ini menyulitkan seller untuk membandingkan performa produk antar-marketplace dan memantau apakah permintaannya masih meningkat atau mulai menurun.

Mekari Desty adalah platform omnichannel marketplace yang membantu seller memantau penjualan dari berbagai marketplace dalam satu dashboard melalui fitur manajemen laporan. Berikut fitur yang mendukung validasi produk trend berdasarkan data penjualan:

  • Laporan per produk dan varian: Pantau produk dan varian yang paling laku dari seluruh marketplace dalam satu laporan, tanpa merekap data dari masing-masing toko.
  • Laporan per marketplace: Bandingkan penjualan produk trend di setiap marketplace untuk mengetahui channel yang paling potensial bagi produk tersebut.
  • Laporan per periode: Bandingkan penjualan dari minggu ke minggu untuk melihat apakah permintaan terus meningkat atau mulai menurun setelah ramai sesaat.
  • Estimasi stok habis: Ketahui produk yang mendekati habis lebih awal, sehingga restock dapat direncanakan sebelum permintaan mencapai puncaknya.

Mekari Desty tidak menggunakan langganan bulanan, sehingga seller tidak menanggung biaya tetap saat produk baru masih diuji dengan stok terbatas. Cukup top up saldo, lalu biaya dipotong hanya untuk setiap pesanan yang selesai, mengikuti naik turunnya penjualan produk trend.

Saatnya pilih produk trend berdasarkan data penjualan dari semua marketplace bersama Mekari Desty.

References and methodology

Methodology

Methodology

Articles published by Mekari Desty are developed using trusted sources, including official data, company reports, academic research, and insights from industry practitioners. Whenever possible, we refer directly to primary sources before drawing conclusions. Our editorial team reviews and verifies the information to ensure accuracy and relevance. All references are listed so readers can trace each piece of information back to its original source.

Our editorial standards

Our editorial standards

  • Primary source first: We consult official product documentation and pricing pages directly, not secondhand summaries or aggregator sites.
  • Fact-checking: All product features, pricing, and claims are cross-verified against each platform’s official website at the time of writing.
  • No paid placement: Tools are selected based on relevance and fit for Indonesian businesses, not commercial arrangements. Mekari Desty is included as a first-party product and is transparently labeled as such.
  • Regular review: Articles are periodically updated to reflect product changes or shifts in market relevance.
References

References

TikTok. “Shoppertainment 2024: The Future of Consumer & Commerce here in APAC

FAQ

1. Bagaimana cara mencari produk yang sedang trend?

1. Bagaimana cara mencari produk yang sedang trend?

Manfaatkan data di setiap platform, seperti Top Products dan Trends di TikTok Creative Center, saran pencarian, produk terlaris, jumlah penjualan, dan ulasan di Shopee maupun Lazada. Setelah itu, validasi hasilnya dengan Google Trends, media sosial, toko kompetitor, dan data penjualan toko sendiri.

2. Bagaimana cara riset produk terlaris di TikTok?

2. Bagaimana cara riset produk terlaris di TikTok?

Pantau Top Products di TikTok Creative Center dengan filter wilayah, kategori, dan periode, amati hashtag yang sedang populer, telusuri FYP dan video kreator, pantau produk yang dipromosikan saat LIVE, lalu periksa respons audiens melalui komentar.

3. Bagaimana cara riset produk yang sedang trend di Shopee?

3. Bagaimana cara riset produk yang sedang trend di Shopee?

Telusuri produk terlaris di kategori terkait, manfaatkan saran pencarian, bandingkan jumlah penjualan produk serupa, pelajari rating dan ulasan pembeli, lalu amati persaingan harga dan penawaran antartoko.

4. Bagaimana cara memvalidasi produk trend dari luar marketplace?

4. Bagaimana cara memvalidasi produk trend dari luar marketplace?

Bandingkan minat pencarian di Google Trends, cek percakapan di media sosial lain, pantau toko kompetitor, dan periksa data penjualan toko sendiri untuk melihat produk atau varian yang penjualannya meningkat.

5. Bagaimana tips memilih produk trend agar tidak cepat basi?

5. Bagaimana tips memilih produk trend agar tidak cepat basi?

Kenali tren yang bertahan dan yang cepat berlalu, hitung margin sebelum ikut tren, mulai dengan stok terbatas, sesuaikan dengan target pasar toko, dan siapkan produk sebelum tren mencapai puncak.

6. Bagaimana Mekari Desty membantu seller memvalidasi produk yang sedang trend?

6. Bagaimana Mekari Desty membantu seller memvalidasi produk yang sedang trend?

Mekari Desty menyajikan laporan penjualan per produk, per marketplace, dan per periode dari seluruh marketplace dalam satu dashboard. Dengan begitu, seller dapat melihat apakah produk trend benar-benar laku di toko sendiri sebelum menambah stok.

Mekari Desty

Mekari Desty adalah platform omnichannel marketplace yang membantu operasional bisnis dalam mengelola multi-channel platform dengan biaya terjangkau melalui sistem “pay as you grow”, bayar sesuai per pesanan selesai

Pelajari lebih lanjut

Sebagai bagian dari ekosistem software terpadu Mekari,
Mekari Desty juga terintegrasi dengan berbagai solusi Mekari lainnya seperti :

  • Semua
  • Platform
  • Akuntansi & keuangan
  • Customer
  • People
  • Services
  • Operasional & digitalisasi