- Shopee Mall atau Mall Ori adalah kategori toko resmi untuk pemilik merek dan penjual resmi yang wajib menjual produk asli. Sementara itu, Star Seller adalah apresiasi dari Shopee berdasarkan performa penjual.
- Shopee Mall diperoleh melalui pendaftaran dan verifikasi dokumen, sedangkan Star Seller diperoleh dengan memenuhi kriteria performa toko. Biaya admin keduanya mengikuti kategori produk dan ketentuan yang berlaku.
- Mekari Desty adalah platform omnichannel marketplace yang membantu seller menjaga katalog, stok, dan pesanan tetap konsisten di semua marketplace, termasuk melacak produk hingga level batch dan serial number.
Banyak penjual dan pembeli di Shopee masih menganggap Mall Ori dan Star Seller sebagai status toko yang sama. Padahal, keduanya memiliki persyaratan, proses mendapatkan status, dan manfaat yang berbeda.
Memahami perbedaan Mall Ori (Shopee Mall) dan Star Seller membantu Anda menentukan status yang sesuai dengan jenis usaha, sekaligus memahami persyaratan dan biaya yang perlu dipertimbangkan.

Apa itu Shopee Mall dan Star Seller?
Shopee Mall adalah kategori toko untuk pemilik merek dan penjual resmi yang memenuhi persyaratan Shopee. Toko dalam kategori ini wajib menjual produk asli dan mendapatkan badge Shopee Mall sebagai penanda status resminya. Istilah Mall Ori sendiri lebih sering digunakan pembeli untuk menyebut toko Shopee Mall yang menjual produk orisinal.
Sementara itu, Star Seller adalah status apresiasi dari Shopee kepada penjual yang memenuhi kriteria performa toko tertentu. Penilaiannya mencakup aspek seperti kualitas layanan, aktivitas penjualan, dan kepatuhan terhadap kebijakan platform. Status ini dapat diperoleh penjual perorangan maupun badan usaha yang memenuhi persyaratan.
Perbedaan Shopee Mall dan Star Seller
Sama-sama dapat meningkatkan kepercayaan pembeli, berikut perbandingan dari segi persyaratan, proses mendapatkan status, hingga jaminan keaslian produk.
| Aspek | Shopee Mall (Mall Ori) | Star Seller |
|---|---|---|
| Fokus status | Menandai toko resmi yang memenuhi persyaratan Shopee Mall | Mengapresiasi penjual dengan performa toko yang memenuhi kriteria |
| Jenis penjual | Pemilik merek, distributor resmi, atau penjual yang memenuhi ketentuan Shopee Mall | Penjual individu maupun badan usaha yang memenuhi kriteria |
| Legalitas dan dokumen | Memerlukan dokumen sesuai kategori pendaftaran, termasuk bukti legalitas atau kewenangan atas merek jika dipersyaratkan | Mengikuti persyaratan akun dan verifikasi identitas yang berlaku |
| Cara mendapatkan status | Mengajukan pendaftaran dan melewati verifikasi Shopee | Memenuhi kriteria performa dan persyaratan program Shopee |
| Keaslian produk | Wajib memenuhi ketentuan keaslian produk Shopee Mall | Tetap wajib mematuhi kebijakan produk Shopee, tetapi status ini bukan penanda toko resmi suatu merek |
| Badge toko | Badge Shopee Mall | Badge Star Seller |
| Biaya admin | Mengikuti tarif berdasarkan kategori produk dan ketentuan biaya yang berlaku | Mengikuti tarif berdasarkan kategori produk dan ketentuan biaya yang berlaku |
| Fokus pengembangan | Memperkuat kredibilitas sebagai toko resmi dan penjual produk asli | Meningkatkan kredibilitas melalui performa dan kualitas layanan |
Perbedaan utamanya terletak pada dasar pemberian status. Shopee Mall berkaitan dengan kelayakan toko resmi dan persyaratan produk, sedangkan Star Seller berfokus pada performa penjual. Karena itu, penjual perlu menyesuaikan pilihan dengan model bisnis dan persyaratan yang dapat dipenuhi.
Perbedaan badge dan tampilan di halaman toko
Meski sama-sama berfungsi sebagai penanda, badge Shopee Mall dan Star Seller memiliki arti yang berbeda.
1. Badge Shopee Mall
Badge Shopee Mall menandakan bahwa toko telah masuk ke kategori Shopee Mall. Label ini membantu pembeli mengenali toko yang memenuhi persyaratan kategori tersebut, termasuk ketentuan mengenai keaslian produk.
2. Badge Star Seller
Badge Star Seller menandakan bahwa penjual telah memenuhi kriteria performa yang ditetapkan Shopee. Label ini dapat membantu membangun kepercayaan pembeli terhadap kualitas layanan dan konsistensi aktivitas penjualan toko.
3. Perbedaan makna kedua badge
Badge Shopee Mall berkaitan dengan status resmi toko, sedangkan badge Star Seller menunjukkan pencapaian performa penjual. Jadi, keduanya tidak dapat dianggap sebagai label yang sama, meskipun sama-sama dapat meningkatkan kepercayaan pembeli.
Tampilan dan posisi badge dapat berubah mengikuti pembaruan aplikasi Shopee. Untuk melihat tampilan terbaru, periksa halaman produk dan profil toko secara langsung.
Perbedaan biaya admin Shopee Mall dan Star Seller
Biaya admin menjadi salah satu pertimbangan penting karena potongan transaksi dapat mempengaruhi margin keuntungan. Namun, besaran biaya tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan status toko. Tarif dapat bergantung pada kategori produk, program yang diikuti, dan ketentuan biaya Shopee yang berlaku.
1. Biaya admin Shopee Mall
Toko Shopee Mall dapat dikenakan biaya administrasi berdasarkan kategori produk dan ketentuan yang berlaku. Penjual perlu memeriksa tarif untuk setiap kategori produk yang dijual agar dapat memperkirakan potongan dari hasil transaksi.
Selain biaya admin, perhatikan juga kemungkinan adanya biaya layanan dari program promosi atau program lain yang diikuti toko. Seluruh potongan tersebut perlu diperhitungkan saat menentukan harga jual dan menghitung keuntungan bersih.
2. Biaya admin Star Seller
Status Star Seller tidak otomatis berarti semua produk dikenakan tarif admin yang sama. Besaran biaya perlu diperiksa berdasarkan kategori produk dan skema biaya yang berlaku pada akun penjual.
Penjual juga perlu membedakan biaya admin transaksi dengan biaya layanan program tambahan. Dengan begitu, perhitungan keuntungan dapat mencakup seluruh potongan yang mempengaruhi penghasilan dari penjualan.
3. Cara mengecek biaya admin yang berlaku
Untuk mengetahui tarif yang tepat, buka Seller Centre dan periksa informasi biaya serta rincian penghasilan dari pesanan yang selesai. Anda juga dapat memeriksa kebijakan biaya terbaru melalui kanal resmi Shopee.
Hindari menggunakan persentase dari artikel lama tanpa memeriksa kembali ketentuannya. Pastikan biaya yang digunakan sesuai dengan kategori produk, status toko, dan program yang sedang diikuti.
Cara menjadi Star Seller di Shopee
Status Star Seller diperoleh melalui evaluasi performa toko. Karena itu, penjual perlu menjaga kualitas layanan dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan Shopee.
1. Penuhi kriteria performa toko
Jaga kualitas layanan dengan merespons chat secara konsisten, mempertahankan penilaian toko yang baik, dan memenuhi target penjualan sesuai ketentuan Shopee. Perhatikan juga tingkat pembatalan pesanan, keterlambatan pengiriman, serta indikator lain yang dapat mempengaruhi evaluasi toko.
2. Pantau kelayakan toko melalui Seller Centre
Periksa notifikasi dan informasi performa di Seller Centre untuk mengetahui apakah toko sudah memenuhi persyaratan yang berlaku. Kriteria yang digunakan Shopee dapat diperbarui, sehingga penjual perlu mengacu pada informasi terbaru yang tersedia di akunnya.
3. Ikuti proses verifikasi jika diminta
Jika Shopee meminta verifikasi identitas atau dokumen tambahan, lengkapi proses tersebut sesuai petunjuk. Pastikan informasi yang diberikan benar dan sesuai dengan data akun agar proses pemeriksaan tidak terhambat.
4. Pertahankan performa setelah memperoleh status
Setelah mendapatkan status Star Seller, tetap jaga kualitas layanan, kecepatan pemrosesan pesanan, dan kepatuhan terhadap kebijakan platform. Status ini dapat dievaluasi kembali berdasarkan ketentuan Shopee yang berlaku.
Cara mendaftar Shopee Mall
Berbeda dari Star Seller, Shopee Mall memerlukan pengajuan dan pemeriksaan kelayakan toko. Penjual perlu memastikan bahwa bisnisnya sesuai dengan persyaratan kategori ini.
1. Pastikan kelayakan bisnis dan status merek
Tentukan apakah Anda mendaftar sebagai pemilik merek, distributor resmi, atau penjual lain yang memiliki kewenangan untuk menjual produk dari merek terkait. Siapkan bukti yang dapat mendukung status tersebut sesuai persyaratan Shopee.
2. Penuhi persyaratan operasional toko
Periksa ketentuan mengenai jumlah produk aktif, produk pre-order, dan kriteria operasional lain yang berlaku untuk pendaftaran Shopee Mall. Persyaratan ini perlu dikonfirmasi melalui kanal resmi karena dapat berubah dari waktu ke waktu.
3. Siapkan dokumen pendaftaran
Lengkapi dokumen identitas dan legalitas bisnis yang diminta, seperti KTP, NIB, NPWP, sertifikat merek, atau surat penunjukan distributor jika relevan. Tidak semua dokumen berlaku untuk setiap jenis pendaftar, sehingga sesuaikan dengan kategori pengajuan Anda.
4. Ajukan pendaftaran melalui kanal resmi Shopee
Ikuti prosedur pendaftaran Shopee Mall dan isi informasi bisnis sesuai dokumen pendukung. Periksa kembali seluruh data sebelum mengirimkan pengajuan agar tidak ada informasi yang tidak sesuai atau dokumen yang tertinggal.
5. Tunggu hasil verifikasi Shopee
Setelah pengajuan dikirim, Shopee akan memeriksa kelayakan toko dan dokumen yang diberikan. Jika ada informasi yang belum sesuai, ikuti arahan untuk memperbaiki atau melengkapi dokumen tambahan.
Durasi pemeriksaan dapat bergantung pada proses dan ketentuan yang berlaku. Gunakan estimasi waktu yang tercantum pada kanal pendaftaran resmi sebagai acuan.
Mana yang lebih cocok untuk bisnis Anda?
Pilihan antara Shopee Mall dan Star Seller sebaiknya disesuaikan dengan model bisnis, kesiapan dokumen, serta tujuan pengembangan toko.
1. Pilih Shopee Mall jika Anda menjual produk resmi
Shopee Mall lebih relevan bagi pemilik merek, distributor resmi, atau bisnis yang dapat memenuhi persyaratan toko resmi. Status ini dapat membantu memperkuat kepercayaan pembeli terhadap keaslian produk dan identitas toko. Namun, pastikan bisnis Anda siap memenuhi persyaratan administrasi dan operasionalnya.
2. Pilih Star Seller jika ingin meningkatkan kredibilitas toko
Star Seller lebih relevan bagi penjual yang ingin membangun reputasi melalui kualitas layanan dan konsistensi penjualan. Status ini dapat menjadi target bagi penjual individu maupun pelaku usaha yang memenuhi kriteria Shopee, tanpa harus memenuhi persyaratan khusus untuk menjadi toko Shopee Mall.
3. Utamakan kesiapan bisnis sebelum mengejar status toko
Apa pun status yang dituju, pastikan pengelolaan pesanan, stok, layanan pelanggan, dan perhitungan keuntungan sudah berjalan dengan baik. Status toko dapat membantu membangun kepercayaan, tetapi pengalaman berbelanja yang konsisten tetap berperan penting dalam menjaga kepuasan pembeli.
Siapkan operasional toko yang konsisten dengan Mekari Desty
Baik untuk mendaftar Shopee Mall maupun mempertahankan status Star Seller, toko perlu dijalankan secara konsisten. Informasi produk harus akurat, stok harus sesuai kondisi sebenarnya, dan setiap pesanan harus dikirim tepat. Bagi pemilik merek atau distributor yang juga membuka toko resmi di marketplace lain, menjaga konsistensi ini di banyak kanal sekaligus menjadi tantangan tersendiri.
Mekari Desty hadir sebagai platform omnichannel marketplace yang membantu seller mengelola produk dan persediaan dari seluruh marketplace dalam satu sistem melalui fitur sistem manajemen inventory. Berikut fitur yang mendukung operasional toko tetap konsisten:
- Master Product untuk katalog resmi: Kelola informasi produk dari satu sumber data, lalu perbarui produk di Shopee dan marketplace lain sekaligus agar katalog tetap seragam.
- Pelacakan batch dan serial number: Lacak produk hingga level batch dan serial number untuk kontrol inventori yang lebih detail, termasuk dukungan FEFO untuk produk dengan masa kedaluwarsa.
- Sinkronisasi stok real-time lintas marketplace: Stok otomatis diperbarui di semua kanal setiap ada transaksi, sehingga risiko pembatalan pesanan karena stok kosong berkurang.
- Manajemen multi-gudang: Pantau stok di beberapa gudang dan lokasi fulfillment dari satu sistem terpusat.
- Pencocokan pesanan dan scan paket: Setiap paket diverifikasi sesuai pesanan sebelum dikirim, sehingga produk yang diterima pembeli sesuai dengan yang dipesan.
- Laporan penjualan per marketplace: Bandingkan performa toko di Shopee dan marketplace lain dari satu laporan terpusat.
Mekari Desty menerapkan sistem top up balance dengan skema pay as you grow, sehingga biaya hanya dipotong untuk setiap pesanan yang selesai. Tanpa biaya langganan bulanan, operasional toko di semua marketplace tetap terjangkau di setiap skala bisnis.
Saatnya jalankan toko di Shopee dan marketplace lain dengan katalog, stok, dan pesanan yang lebih konsisten bersama Mekari Desty.
References and methodology
Methodology
Methodology
Articles published by Mekari Desty are developed using trusted sources, including official data, company reports, academic research, and insights from industry practitioners. Whenever possible, we refer directly to primary sources before drawing conclusions. Our editorial team reviews and verifies the information to ensure accuracy and relevance. All references are listed so readers can trace each piece of information back to its original source.
Our editorial standards
Our editorial standards
- Primary source first: We consult official product documentation and pricing pages directly, not secondhand summaries or aggregator sites.
- Fact-checking: All product features, pricing, and claims are cross-verified against each platform’s official website at the time of writing.
- No paid placement: Tools are selected based on relevance and fit for Indonesian businesses, not commercial arrangements. Mekari Desty is included as a first-party product and is transparently labeled as such.
- Regular review: Articles are periodically updated to reflect product changes or shifts in market relevance.
References
References
Shopee Seller Center. “Penjual Shopee Mall”