12 mins read

FIFO FEFO: Perbedaan dan Cara Penerapannya yang Tepat

Diterbitkan
Diperbarui
Mekari Desty - Apa itu FIFO FEFO Definisi dan Perbedaan
Mekari Desty Highlights
  • FIFO dan FEFO adalah metode pengelolaan stok, FIFO berdasarkan urutan masuk, FEFO berdasarkan expiry
  • FIFO untuk produk tanpa kadaluwarsa, FEFO untuk produk yang punya masa simpan
  • Perbedaan utama ada pada stok, rotasi (FIFO) vs kualitas (FEFO)
  • Tanpa metode FIFO FEFO, stok bisa menumpuk dan merugikan bisnis
  • Penerapan FIFO/FEFO membantu mempercepat penjualan dan menjaga cash flow

Dalam bisnis online, banyak seller fokus jualan tapi sering lupa mengelola stok. Padahal, kesalahan stok bisa diam-diam mengurangi profit. Di sinilah pemahaman fifo fefo penting untuk membantu bisnis berkembang dan tidak stagnan.

Data Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan lebih dari 64 juta UMKM di Indonesia sudah masuk ke ranah digital. Namun, tantangan utamanya bukan soal jualan, tapi bagaimana mengelola stok agar tidak menumpuk dan menimbulkan kerugian.

Di marketplace seperti Shopee dan Tokopedia, produk yang terlalu lama tidak terjual biasanya akan:

  • Kalah bersaing di algoritma
  • sulit muncul di laman pencarian
  • berisiko jadi dead stock
  • produk rusak dan kadaluarsa

Di sinilah pemahaman tentang fifo fefo menjadi penting. Metode ini membantu memastikan stok tetap segar, terjual lebih cepat, dan tidak menjadi beban bisnis.

Apa itu FIFO FEFO?

Sebelum membahas penerapannya, penting untuk memahami apa itu fifo fefo dan bagaimana masing-masing metode bekerja dalam sistem manajemen stok.

A. Pengertian FIFO

FIFO (First In, First Out) adalah metode di mana barang yang pertama kali masuk ke gudang akan menjadi barang pertama yang keluar.

Artinya, stok lama diprioritaskan untuk dijual terlebih dahulu agar tidak menumpuk terlalu lama di gudang.

Metode ini umum digunakan pada bisnis dengan produk non-perishable, seperti fashion, aksesoris, atau elektronik.

B. Pengertian FEFO

FEFO (First Expired, First Out) adalah metode pengelolaan stok berdasarkan tanggal kadaluwarsa.

Barang dengan masa expired paling dekat akan dikeluarkan terlebih dahulu, tanpa melihat kapan barang tersebut masuk ke gudang.

Metode ini sangat penting untuk produk yang memiliki masa simpan terbatas.

Perbedaan FIFO dan FEFO

Perbedaan FIFO FEFO tidak hanya terletak pada cara pengeluaran barang, tetapi juga pada tujuan penggunaan, jenis produk, hingga dampaknya terhadap bisnis.

AsepkFIFO (First In, First Out)FEFO (Fist Expired, First Out)
Dasar pengeluaran barangBerdasarkan waktu barang masukBerdasarkan tanggal kadaluwarsa
Prioritas stokBarang yang paling lama disimpanBarang yang paling cepat expired
Fokus utamaRotasi stokKeamanan dan kualitas produk
Cocok untuk produkNon-perishable (tidak mudah rusak)Perishable (mudah rusak/kadaluarsa)
Contoh produkPakaian, elektronik, aksesorisMakanan, minuman, obat, kosmetik
Risiko jika tidak diterapkanStok lama menumpuk (dead stock)Produk kadaluarsa dan tidak layak jual
Dampak ke bisnisCash flow terhambat karena stok lamaKerugian karena barang rusak/expired
Kompleksitas penerapanRelatif lebih sederhanaLebih kompleks (butuh tracking expiry)
Kebutuhan sistemBisa manual atau sederhanaIdealnya menggunakan sistem tracking/WMS
Penataan gudangBerdasarkan urutan kedatanganBerdasarkan tanggal expiry
Strategi penjualanClearance, bundling stok lamaPromo produk mendekati kadaluarsa
Relevansi di marketplaceTinggi untuk seller fashion & retailTinggi untuk seller FMCG, skincare, farmasi
Tujuan akhirMempercepat perputaran stokMenghindari kerugian akibat kadaluwarsa

Perbedaan FIFO FEFO terletak pada dasar prioritas pengeluaran barang:

  • FIFO: Berdasarkan waktu masuk
  • FEFO: Berdasarkan tanggal kadaluwarsa

Secara praktik:

  • FIFO cocok untuk menjaga rotasi stok
  • FEFO fokus menjaga kualitas produk

Bagi bisnis online, memilih metode yang tepat dapat membantu meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus mengurangi kerugian.

Perbedaan FIFO FEFO

Cara Kerja FIFO dalam Gudang

Untuk memahami penerapannya, berikut alur dasar FIFO. Metode ini membantu memastikan stok tidak menumpuk terlalu lama dan tetap terjual secara optimal.

1. Barang masuk dicatat berdasarkan waktu

Setiap barang yang masuk dicatat berdasarkan tanggal kedatangan agar urutan stok jelas. Dengan pencatatan ini, bisnis dapat memantau umur stok secara lebih akurat dan menghindari kesalahan pengambilan barang.

2. Barang yang lebih lama diprioritaskan keluar

Saat ada pesanan, barang dengan usia paling lama akan diambil terlebih dahulu. Hal ini penting untuk mencegah penumpukan stok lama yang berpotensi menurunkan nilai jual produk.

2. Penggunaan yang cocok

FIFO digunakan untuk:

  • Retail: FIFO banyak digunakan di bisnis retail karena membantu menjaga perputaran produk tetap stabil di tengah tingginya variasi barang.
  • Produk non-perishable: Metode ini cocok untuk produk yang tidak memiliki masa kadaluarsa sehingga fokus utamanya adalah rotasi stok, bukan kualitas berdasarkan waktu simpan.

Contohnya: pakaian, tas, aksesoris. Produk-produk ini cenderung tidak cepat rusak, tetapi tetap perlu dikelola agar tidak ketinggalan tren pasar.

Cara Kerja FEFO dalam Gudang

Berbeda dengan FIFO, FEFO berfokus pada masa pakai produk. Metode ini sangat penting untuk memastikan barang yang dijual tetap aman, layak konsumsi, dan sesuai standar kualitas, terutama pada produk yang sensitif terhadap waktu.

1. Barang diurutkan berdasarkan expiry date

Stok disusun berdasarkan tanggal kadaluarsa, bukan tanggal masuk. Dengan cara ini, bisnis dapat meminimalkan risiko produk rusak karena semua barang diprioritaskan berdasarkan masa pakainya.

2. Barang yang lebih cepat kadaluarsa dikeluarkan lebih dulu

Produk dengan expiry terdekat akan diprioritaskan untuk dijual atau dikirim. Hal ini membantu menjaga kualitas produk yang sampai ke pelanggan tetap optimal dan menghindari komplain akibat barang yang sudah mendekati masa kadaluarsa.

3. Penggunaan yang cocok

FEFO digunakan untuk:

  • Makanan: Produk makanan memiliki masa simpan terbatas, sehingga FEFO membantu memastikan produk yang dijual masih aman untuk dikonsumsi.
  • Obat-obatan: Dalam industri farmasi, FEFO wajib diterapkan untuk menjaga keamanan pasien dan mematuhi regulasi kesehatan yang ketat.
  • Kosmetik: Produk kosmetik juga memiliki masa pakai tertentu, sehingga FEFO membantu menjaga kualitas dan keamanan penggunaan oleh konsumen.

Kapan Harus Menggunakan FIFO atau FEFO

Kapan Harus Menggunakan FIFO dan FEFO

Contoh Penerapan FIFO dan FEFO

Agar lebih kontekstual, berikut contoh nyata dalam bisnis online.

A. Contoh kasus FIFO: Toko retail pakaian

Seorang seller fashion mengalami penumpukan stok lama karena terlalu fokus menjual produk baru.

Dampaknya:

  • stok lama tidak terjual
  • harus dijual dengan diskon besar
  • margin menurun

Setelah menerapkan FIFO:

  • produk lama diprioritaskan di listing
  • dibuat promo bundling
  • dilakukan clearance bertahap

Hasilnya:

  • stok lebih cepat berputar
  • cash flow lebih sehat

B. Contoh kasus FEFO: Reseller skincare

Seorang reseller skincare mengalami kerugian karena produk mendekati kadaluwarsa tidak terjual.

Masalah:

  • tidak ada sistem prioritas expiry
  • stok tercampur

Setelah menerapkan FEFO:

  • produk diberi label expiry
  • dibuat promo khusus produk mendekati kadaluarsa

Hasil:

  • kerugian berkurang
  • stok lebih terkontrol

Manfaat Menggunakan FIFO dan FEFO

Penerapan FIFO dan FEFO adalah langkah penting untuk bisnis, terutama dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan stok dan kualitas produk.

Dengan metode yang tepat, bisnis dapat mengurangi risiko kerugian sekaligus meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.

1. Mengurangi kerugian akibat stok lama

Metode ini membantu memastikan barang lama tidak menumpuk terlalu lama di gudang. Dengan rotasi stok yang baik, bisnis bisa menghindari penurunan nilai produk akibat terlalu lama disimpan.

2. Menghindari produk kadaluarsa

FEFO memastikan produk dengan masa pakai terbatas diprioritaskan untuk dijual lebih dulu. Hal ini sangat penting untuk menjaga keamanan konsumen dan menghindari kerugian akibat barang yang tidak layak jual.

3. Meningkatkan efisiensi gudang

Pengelolaan stok menjadi lebih terstruktur dan mudah dipantau. Dengan alur yang jelas, proses picking, packing, hingga pengiriman bisa dilakukan lebih cepat dan minim kesalahan.

4. Menjaga kualitas produk

Produk yang sampai ke pelanggan tetap dalam kondisi terbaik. Ini berdampak langsung pada kepuasan pelanggan dan meningkatkan peluang repeat order.

Menurut FAO (Food and Agriculture Organization), yaitu lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang fokus pada pangan dan pertanian global, bahwa pengelolaan stok yang buruk menjadi salah satu penyebab utama pemborosan produk, terutama di industri makanan.

Manfaat Menggunakan FIFO dan FEFO

Kedua metode ini tidak hanya membantu mengatur stok, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap efisiensi operasional dan keuntungan jangka panjang.

  • Mengurangi kerugian akibat stok lama: Barang yang terlalu lama tersimpan berisiko tidak laku atau rusak. Dengan FIFO, stok lama dapat diprioritaskan sehingga meminimalkan potensi kerugian.
  • Menghindari produk kadaluwarsa: Produk yang melewati masa kadaluwarsa tidak bisa dijual dan berpotensi merugikan bisnis. Dengan FEFO, barang dengan expiry terdekat akan keluar lebih dulu sehingga risiko ini dapat ditekan.
  • Meningkatkan efisiensi gudang: Gudang yang tertata dengan sistem yang jelas akan memudahkan proses pengambilan barang. Hal ini membuat operasional menjadi lebih cepat dan mengurangi kesalahan.
  • Menjaga kualitas produk: Produk yang dikelola dengan baik akan sampai ke tangan pelanggan dalam kondisi optimal. Ini penting untuk menjaga kepuasan pelanggan dan reputasi bisnis.

Menurut FAO, pengelolaan stok yang buruk menjadi salah satu penyebab utama pemborosan produk, terutama di industri makanan, sehingga penerapan metode seperti FEFO menjadi semakin relevan.

Tips Menerapkan FIFO dan FEFO dengan Efektif

Agar metode FIFO dan FEFO berjalan optimal, bisnis perlu menerapkannya secara konsisten dengan dukungan sistem dan prosedur yang jelas. Dengan langkah yang tepat, risiko kesalahan stok dapat diminimalkan dan efisiensi operasional meningkat.

  • Gunakan sistem manajemen gudang (WMS): Sistem ini membantu mengotomatiskan pencatatan dan pengeluaran stok sehingga FIFO dan FEFO dapat berjalan lebih akurat tanpa bergantung sepenuhnya pada proses manual.
  • Labeling produk dengan jelas: Label yang informatif, seperti tanggal masuk atau expiry date, memudahkan tim gudang dalam mengidentifikasi prioritas barang yang harus dikeluarkan lebih dulu.
  • Gunakan barcode atau sistem tracking: Teknologi barcode mempercepat proses pengecekan dan mengurangi human error dalam pengelolaan stok, terutama saat volume transaksi tinggi.
  • Lakukan pengecekan rutin: Pemeriksaan stok secara berkala membantu memastikan tidak ada barang yang terlewat, rusak, atau mendekati kadaluarsa tanpa penanganan.

Tantangan dalam Penerapan FIFO dan FEFO

Meskipun terlihat sederhana, penerapan FIFO dan FEFO dalam praktik sering menghadapi berbagai kendala operasional yang dapat menghambat efektivitasnya.

  1. Kesalahan pencatatan: Kesalahan dalam mencatat stok masuk dan keluar dapat menyebabkan urutan barang menjadi tidak akurat, sehingga metode FIFO atau FEFO tidak berjalan dengan benar.
  2. Gudang tidak tertata: Penataan gudang yang tidak rapi membuat sulit membedakan stok lama dan baru, sehingga proses pengambilan barang menjadi tidak efisien.
  3. Tidak ada sistem digital: Tanpa bantuan sistem digital, proses tracking stok cenderung manual dan berisiko tinggi terjadi kesalahan, terutama saat volume transaksi meningkat.
  4. Human error: Kesalahan manusia saat picking atau pengiriman barang dapat menyebabkan produk yang salah dikirim, sehingga merusak alur FIFO atau FEFO.

Peran Teknologi dalam Manajemen Stok Modern

Saat bisnis berkembang, penggunaan sistem manual menjadi tidak efisien. Oleh karena itu, banyak bisnis mulai beralih ke sistem digital untuk meningkatkan akurasi, kecepatan, dan kontrol terhadap stok.

Dengan software inventory atau WMS, proses pengelolaan stok menjadi lebih otomatis dan terstruktur.

1. Stok bisa dipantau real-time

Bisnis dapat melihat jumlah stok secara langsung tanpa harus mengecek secara manual di gudang. Hal ini membantu pengambilan keputusan yang lebih cepat, terutama saat terjadi lonjakan permintaan.

2. FIFO dan FEFO bisa otomatis

Sistem akan secara otomatis mengatur prioritas pengeluaran barang sesuai metode yang digunakan. Dengan begitu, risiko kesalahan manusia dalam pengelolaan stok bisa diminimalkan.

3. Integrasi marketplace lebih mudah

Software dapat terhubung langsung dengan platform seperti Shopee atau Tokopedia untuk sinkronisasi stok. Ini membantu menghindari overselling dan memastikan data stok selalu akurat.

Menurut McKinsey, digitalisasi supply chain dapat meningkatkan efisiensi hingga 30%, sehingga penggunaan teknologi menjadi investasi penting bagi bisnis yang ingin berkembang.

Optimalkan Manajemen Stok Bisnis Anda dengan Software yang Tepat

Software Inventory Mekari Desty untuk Kelola FIFO FEFO

Mengelola stok secara manual mungkin masih bisa dilakukan di tahap awal, tetapi seiring berkembangnya bisnis, Anda membutuhkan sistem yang lebih terintegrasi dan otomatis.

Dengan menggunakan software inventory Mekari Desty, Anda dapat:

  • Mengelola stok dari berbagai channel penjualan dalam satu dashboard
  • Menerapkan metode FIFO dan FEFO dengan lebih mudah dan akurat
  • Menghindari kesalahan stok yang berpotensi merugikan bisnis
  • Mengoptimalkan operasional tanpa harus repot mengelola secara manual

Mekari Desty dirancang khusus untuk membantu seller online dan pelaku UMKM agar dapat mengelola bisnis secara lebih efisien, scalable, dan siap berkembang.

Jika Anda ingin meningkatkan kontrol stok sekaligus mempercepat pertumbuhan bisnis, saatnya beralih ke sistem yang lebih modern dan terintegrasi.

Dampak Manajemen Stok Terhadap Profit Bisnis

Menurut National Retail Federation (NRF), kesalahan inventory menyebabkan kerugian besar pada retail global.

Dampak FIFO FEFO Terhadap Profit Bisnis

Cara Setting FIFO di Marketplace

Marketplace tidak otomatis menerapkan FIFO, jadi perlu strategi manual agar stok lama tetap terjual lebih dulu dan tidak menumpuk di gudang.

  • Gunakan SKU berbeda untuk batch produk: Pisahkan produk lama dan baru dengan SKU (stock keeping unit) yang berbeda agar lebih mudah diidentifikasi dan diprioritaskan dalam penjualan.
  • Prioritaskan stok lama di iklan: Dorong visibilitas produk lama dengan iklan berbayar atau optimasi listing agar lebih cepat ditemukan oleh calon pembeli.
  • Buat bundling produk lama: Gabungkan stok lama dengan produk yang lebih laku untuk meningkatkan daya tarik pembelian sekaligus mempercepat perputaran stok.
  • Manfaatkan campaign marketplace: Ikuti program promo seperti flash sale atau diskon khusus untuk membantu menghabiskan stok lama secara lebih cepat.

Hubungan FIFO dengan Diskon Clearance

FIFO sangat erat kaitannya dengan strategi clearance, karena metode ini mendorong bisnis untuk mengeluarkan stok lama terlebih dahulu agar tidak menumpuk di gudang.

  • Stok lama → diskon besar: Stok yang sudah lama disimpan biasanya diberi diskon lebih besar agar cepat terjual dan tidak menjadi dead stock.
  • Stok baru → harga normal: Produk baru tetap dijual dengan harga normal untuk menjaga positioning produk dan profit margin.

Ini membantu:

  • Mempercepat rotasi stok: Barang lama bisa lebih cepat keluar sehingga gudang tetap efisien dan tidak penuh oleh produk yang tidak bergerak.
  • Menjaga margin: Dengan memisahkan strategi harga, bisnis tetap bisa mendapatkan keuntungan optimal dari produk baru sambil menghabiskan stok lama.

Cara Menerapkan FEFO tanpa Sistem Mahal

Bagi UMKM atau reseller kecil, penerapan FEFO tidak harus selalu menggunakan sistem mahal karena metode ini tetap bisa dijalankan secara sederhana dengan pengaturan manual yang konsisten.

  • Gunakan label warna: Gunakan warna berbeda untuk menandai masa kadaluarsa produk. Cara ini memudahkan tim gudang mengenali produk mana yang harus diprioritaskan lebih dulu.
  • Pakai spreadsheet sederhana: Catat tanggal kadaluarsa produk di Excel atau Google Sheets. Dengan data ini, Anda bisa mengurutkan produk secara otomatis berdasarkan expiry date.
  • Susun barang berdasarkan expiry: Letakkan produk dengan masa kadaluarsa terdekat di bagian depan atau area yang mudah diambil. Penataan fisik ini membantu mempercepat proses picking dan mengurangi kesalahan.
  • Lakukan pengecekan rutin: Cek stok secara berkala untuk memastikan tidak ada produk yang terlewat atau mendekati kadaluarsa. Dengan monitoring rutin, risiko kerugian bisa ditekan secara signifikan.

Kesimpulan: FIFO dan FEFO jadi Kunci Bisnis Online yang Tidak Stagnan

Memahami fifo fefo adalah langkah penting dalam menjalankan bisnis online yang berkelanjutan. Metode ini membantu pelaku usaha mengelola stok dengan lebih efisien dan menghindari kerugian.

FIFO dan FEFO bukan hanya teori, tetapi strategi nyata yang berdampak langsung pada kualitas produk dan kepuasan pelanggan. Dengan pengelolaan yang tepat, bisnis dapat berjalan lebih stabil dan terukur.

Saat ini, penerapan FIFO dan FEFO semakin mudah dengan bantuan software inventory atau WMS. Bahkan tanpa sistem mahal, pelaku UMKM tetap bisa menerapkannya secara manual selama dilakukan dengan konsisten.

Mengelola FIFO dan FEFO akan lebih mudah dengan software inventory Mekari Desty yang membantu tracking stok, menghindari penumpukan, dan mengoptimalkan penjualan secara otomatis dalam satu sistem.

Mekari Desty adalah software manajemen marketplace & toko offline bagian dari ekosistem software terintegrasi Mekari yang menyediakan fitur omnichannel (pengaturan stok, data produk, promosi, proses pesanan, kelola multi gudang, laporan penjualan, integrasi & platform), serta sistem kasir (POS) dan manajemen chat.