8 mins read

Cara Iklan di Shopee Agar Laris: Panduan Lengkap!

Diterbitkan
Diperbarui
cara iklan di shopee agar laris
Mekari Desty Highlights
  • Cara iklan di Shopee agar laris adalah rangkaian langkah memasang dan mengoptimalkan iklan di platform Shopee, mulai dari memilih jenis iklan, menentukan budget, hingga mengevaluasi performanya.
  • Banyak seller kesulitan menilai apakah iklan Shopee mereka benar-benar menguntungkan, karena data penjualan dari iklan tersebar di dashboard yang berbeda dari performa toko secara keseluruhan.
  • Manajemen Laporan Mekari Desty membantu seller memantau performa penjualan secara otomatis dan terpusat, sehingga lebih mudah menilai efektivitas iklan Shopee dibanding channel penjualan lainnya.

Pemasangan iklan online, saat ini menjadi salah satu cara untuk mendatangkan penjualan. Namun, terkadang sudah pasang iklan tapi penjualan masih sepi? Bisa jadi bukan produknya yang bermasalah, tapi cara beriklan yang belum tepat sasaran. 

Jangan khawatir, karena artikel ini membahas apa itu iklan Shopee, jenis-jenisnya, cara membuat iklan yang efektif, tips agar tidak boncos, hingga cara mengevaluasi performanya.

Simak penjelasan lengkapnya agar iklan Shopee Anda benar-benar mendatangkan penjualan, bukan sekadar menghabiskan budget.

center banner mekari desty

Apa itu iklan Shopee?

Iklan Shopee atau Shopee Ads adalah fitur promosi berbayar yang disediakan Shopee untuk membantu penjual meningkatkan visibilitas produk maupun toko. Melalui fitur ini, produk dapat ditampilkan di berbagai posisi strategis, seperti halaman hasil pencarian, rekomendasi, hingga halaman detail produk.

Iklan Shopee dapat digunakan untuk beberapa tujuan, mulai dari meningkatkan visibilitas produk, mendorong penjualan, hingga mendapatkan penjualan dengan biaya iklan yang lebih efisien. Penjual dapat menentukan tujuan yang paling sesuai dengan kondisi toko sebelum memilih jenis dan strategi iklan.

Dengan menggunakan Shopee Ads, produk memiliki peluang lebih besar untuk muncul di posisi yang mudah ditemukan ketika calon pembeli mencari produk atau kategori tertentu. Visibilitas yang lebih tinggi dapat mendatangkan lebih banyak kunjungan ke halaman produk dan membuka peluang penjualan, terutama ketika harus bersaing dengan toko lain yang menawarkan produk serupa.

Jenis-jenis Iklan di Shopee

Shopee menyediakan beberapa jenis iklan internal maupun eksternal yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran seller. Berikut jenis-jenis iklannya dibawah ini.

1. Iklan Produk

Menampilkan produk di posisi strategis pada halaman hasil pencarian dan halaman rekomendasi, termasuk bagian “Kamu Mungkin Juga Suka” pada halaman detail produk serupa.

Iklan ini dapat membantu produk menjangkau lebih banyak calon pembeli dan meningkatkan Gross Merchandise Value (GMV). Penjual dapat memilih Iklan Produk Otomatis atau Grup Iklan, yang memungkinkan hingga 30 produk dipromosikan dalam satu iklan dengan satu anggaran harian.

2. Iklan Toko

Menampilkan nama toko, foto profil, slogan, dan voucher toko di posisi teratas halaman hasil pencarian ketika kata kunci yang digunakan calon pembeli sesuai dengan kata kunci yang ditargetkan.

Saat ini, Iklan Toko hanya dapat digunakan oleh penjual yang telah memiliki lebih dari 40 pesanan yang sudah mendapatkan penilaian.

3. Iklan Toko+

Iklan Toko+ merupakan versi lanjutan dari Iklan Toko yang menampilkan produk berdasarkan kata kunci langsung di halaman hasil pencarian melalui Item Card. Jadi, iklan tidak hanya menampilkan nama toko, tetapi juga produk yang relevan dengan pencarian calon pembeli.

Penjual akan bersaing dengan toko lain yang menggunakan kata kunci serupa untuk mendapatkan posisi premium. Performa iklan juga dapat dipantau melalui metrik Share of Voice (SOV) untuk melihat porsi eksposur toko dibandingkan kompetitor pada kata kunci tertentu.

4. Iklan Live

Meningkatkan visibilitas sesi live streaming dengan menampilkan siaran di posisi strategis Shopee Live agar dapat menjangkau lebih banyak calon pembeli.

Penjual juga dapat menawarkan promosi khusus selama sesi live, seperti voucher atau potongan harga, untuk mendorong calon pembeli melakukan transaksi.

5. Iklan Video

Mempromosikan konten video produk agar lebih mudah ditemukan dan menarik perhatian calon pembeli. Konten dapat dibuat sendiri oleh penjual atau melibatkan Key Opinion Leader (KOL) untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

6. Iklan Banner

Menampilkan iklan toko pada banner di halaman utama Shopee, salah satu posisi yang pertama kali dilihat pembeli ketika membuka aplikasi.

Iklan Banner tersedia melalui undangan khusus dan hanya dapat digunakan oleh Penjual Terpilih. Sistem pembayarannya menggunakan Cost Per Mille (CPM), yaitu biaya berdasarkan jumlah tayangan, dan iklan akan berhenti ketika anggaran yang ditentukan telah tercapai.

Penjual juga dapat memesan slot iklan terlebih dahulu pada periode promosi tertentu untuk mendapatkan penempatan yang diinginkan. Selain Iklan Banner, Shopee juga menyediakan variasi seperti Iklan Banner Max (Brand Max) dan Iklan Banner Halaman Pencarian bagi penjual yang memenuhi persyaratan.

7. Iklan Facebook

Iklan Facebook merupakan jenis iklan eksternal yang mengarahkan calon pembeli dari Facebook langsung ke halaman produk atau toko di Shopee. Penjual dapat menentukan target audiens berdasarkan karakteristik tertentu agar iklan menjangkau calon pembeli yang lebih relevan.

Fitur Iklan Shopee

Selain menyediakan berbagai jenis iklan, Shopee juga memiliki fitur yang membantu penjual mengelola anggaran dan mengoptimalkan performa iklan, yaitu: 

1. Fitur Top Up

Fitur Top Up memungkinkan penjual mengisi Saldo Iklan agar kampanye tetap berjalan sesuai kebutuhan. Pengisian saldo dapat dilakukan secara manual, maupun menggunakan fitur Isi Saldo Otomatis yang akan menambahkan saldo ketika jumlahnya mencapai batas minimum yang telah ditentukan.

2. Fitur Optimasi

Fitur Optimasi membantu penjual memantau dan meningkatkan performa iklan berdasarkan data yang tersedia. Penjual dapat melihat berbagai metrik seperti jumlah tayangan, klik, pesanan, penjualan, biaya iklan, hingga Return On Advertising Spend (ROAS) untuk mengevaluasi apakah iklan sudah berjalan efektif.

Cara memanfaatkan fitur iklan di Shopee

Membuat iklan di Shopee tidak hanya soal memasang produk dan menentukan anggaran. Berikut beberapa efektif yang bisa dilakukan.

1. Tentukan tujuan iklan

Tentukan terlebih dahulu tujuan yang ingin dicapai, seperti meningkatkan visibilitas produk, membangun brand awareness, meningkatkan penjualan, atau mendapatkan penjualan dengan biaya yang lebih efisien. Tujuan ini akan membantu menentukan jenis iklan dan strategi yang digunakan.

2. Pilih produk yang ingin diiklankan

Prioritaskan produk yang sudah memiliki permintaan dan berpotensi menghasilkan penjualan. Pastikan foto produk jelas, menarik, dan informasi produknya lengkap agar calon pembeli tertarik setelah melihat iklan.

3. Pilih jenis iklan yang sesuai

Sesuaikan jenis iklan dengan kebutuhan toko. Misalnya, Iklan Produk untuk meningkatkan visibilitas produk di pencarian, Iklan Toko+ untuk menargetkan kata kunci tertentu, atau Iklan Live untuk mempromosikan sesi live streaming.

4. Tentukan kata kunci yang relevan

Gunakan kata kunci yang sesuai dengan produk dan kemungkinan digunakan calon pembeli saat mencari. Kombinasikan kata kunci yang umum dengan kata kunci yang lebih spesifik, serta gunakan produk kompetitor sebagai referensi.

5. Atur anggaran dan bid

Tentukan anggaran sesuai kemampuan dan tujuan iklan. Jika baru mulai beriklan, gunakan anggaran yang lebih kecil terlebih dahulu. Setelah mendapatkan data performa, anggaran dan bid dapat disesuaikan berdasarkan hasil yang diperoleh.

6. Aktifkan dan pantau performa iklan

Setelah iklan aktif, pantau performanya secara berkala. Perhatikan metrik seperti biaya iklan, jumlah tayangan, klik, pesanan, penjualan, dan Return On Advertising Spend (ROAS) untuk mengetahui apakah iklan sudah berjalan sesuai target.

Tips Iklan di Shopee agar Laris dan Tidak Boncos

Agar budget iklan tidak terbuang sia-sia, perhatikan beberapa tips berikut sebelum dan selama menjalankan kampanye iklan Shopee.

1. Mulai dengan budget kecil

Jika baru pertama kali beriklan, tidak perlu langsung mengeluarkan budget besar. Mulai dengan 3-5 produk terlaris, lalu lihat performanya sebelum menambah anggaran secara bertahap.

2. Optimalkan listing produk terlebih dahulu

Pastikan judul, foto, dan deskripsi produk sudah menarik dan informatif. Iklan memang bisa mendatangkan pengunjung, tetapi listing yang kurang meyakinkan tetap akan sulit menghasilkan penjualan.

3. Gunakan bid dan kata kunci yang tepat

Sesuaikan bid dengan tingkat persaingan kata kunci. Untuk menghindari persaingan yang terlalu tinggi, coba gunakan long-tail keyword yang lebih spesifik dan relevan dengan produk.

4. Pantau posisi iklan

Perhatikan peringkat rata-rata iklan untuk melihat seberapa mudah produk ditemukan calon pembeli. Posisi 10 besar dapat menjadi salah satu patokan, tetapi tetap sesuaikan dengan biaya dan hasil penjualan yang diperoleh.

5. Evaluasi sebelum menambah budget

Jangan langsung menaikkan budget ketika iklan belum menunjukkan hasil yang jelas. Lihat data seperti klik, biaya iklan, pesanan, dan penjualan, lalu lakukan penyesuaian berdasarkan performanya.

Cara mengevaluasi performa iklan Shopee

Setelah iklan berjalan, penting untuk mengevaluasi performanya secara berkala menggunakan beberapa metrik berikut.

1. ROAS (Return on Advertising Spend)

ROAS menunjukkan berapa besar omzet yang dihasilkan dari setiap biaya yang dikeluarkan untuk iklan. Semakin tinggi nilainya, semakin besar pendapatan yang diperoleh dibandingkan biaya iklan.

2. CTR (Click Through Rate)

CTR menunjukkan persentase orang yang mengklik iklan setelah melihatnya. Metrik ini dapat membantu melihat apakah judul, foto, dan tampilan produk sudah cukup menarik perhatian calon pembeli.

3. Peringkat rata-rata iklan

Metrik ini menunjukkan posisi iklan dibandingkan produk lain yang menargetkan kata kunci yang sama. Posisi yang lebih tinggi membuat produk lebih mudah ditemukan, tetapi tetap perlu dibandingkan dengan biaya dan hasil penjualan yang diperoleh.

Pantau Hasil Iklan Shopee dari Semua Marketplace dengan Mekari Desty

Menjalankan iklan di Shopee sering kali harus dibarengi dengan strategi serupa di marketplace lain, sehingga sulit menilai channel mana yang benar-benar mendatangkan penjualan paling menguntungkan.

Mekari Desty adalah aplikasi omnichannel marketplace yang membantu seller menyatukan pengelolaan stok, produk, dan promosi dari berbagai marketplace dalam satu dashboard.

Maka tak heran, Mekari Desty menjadi salah satu pilihan omnichannel oleh seller untuk software menjalankan iklan di Shopee sekaligus marketplace lain, karena performa penjualan dari setiap channel bisa dipantau dalam satu tampilan yang sama.

Berikut fitur utama dari Manajemen Laporan yang bisa dimanfaatkan:

  • Automated reporting system, menghasilkan laporan penjualan otomatis tanpa perlu input data manual dari setiap marketplace.
  • Sales performance tracking, memantau tren penjualan secara real-time untuk menilai dampak iklan terhadap omzet toko.
  • Centralized business insights, merangkum data dari berbagai marketplace dalam satu tampilan agar lebih mudah dibandingkan.
  • Integrasi dengan Mekari Jurnal, menghubungkan data penjualan dengan laporan keuangan agar Anda tahu persis apakah biaya iklan sebanding dengan keuntungan yang didapat.

Maksimalkan laporan penjualan otomatis dan terpusat pada iklan, sehingga  lebih mudah menilai efektivitas iklan Shopee pada bisnis Anda melalui Mekari Desty!

References and methodology

Methodology

Methodology

Articles published by Mekari Desty are developed using trusted sources, including official data, company reports, academic research, and insights from industry practitioners. Whenever possible, we refer directly to primary sources before drawing conclusions. Our editorial team reviews and verifies the information to ensure accuracy and relevance. All references are listed so readers can trace each piece of information back to its original source.

Our editorial standards

Our editorial standards

  • Primary source first: We consult official product documentation and pricing pages directly, not secondhand summaries or aggregator sites.
  • Fact-checking: All product features, pricing, and claims are cross-verified against each platform’s official website at the time of writing.
  • No paid placement: Tools are selected based on relevance and fit for Indonesian businesses, not commercial arrangements. Mekari Desty is included as a first-party product and is transparently labeled as such.
  • Regular review: Articles are periodically updated to reflect product changes or shifts in market relevance.
References

References

Shopee Iklanku. “Dapatkan Lebih Banyak Pembeli & Tingkatkan Penjualan dengan Iklanku”

Statista. “Revenue in the Advertising Market in Indonesia from 2017 to 2030”

FAQ

1. Apa itu iklan Shopee?

1. Apa itu iklan Shopee?

Iklan Shopee atau Iklanku adalah fitur promosi berbayar dari Shopee yang membantu penjual meningkatkan visibilitas produk atau toko di posisi strategis seperti halaman pencarian, rekomendasi, dan halaman detail produk.

2. Apa saja jenis iklan yang tersedia di Shopee?

2. Apa saja jenis iklan yang tersedia di Shopee?

Jenis iklan Shopee meliputi Iklan Produk, Iklan Toko, Iklan Live, Iklan Video, Iklan Banner, serta Iklan Facebook sebagai opsi iklan eksternal.

3. Bagaimana cara iklan di Shopee agar laris?

3. Bagaimana cara iklan di Shopee agar laris?

Caranya meliputi menentukan tujuan iklan, memilih produk dengan foto menarik, memilih jenis iklan yang sesuai, menentukan kata kunci relevan, mengatur budget dan bid secara bertahap, serta memantau performanya secara berkala.

4. Bagaimana cara agar iklan Shopee tidak boncos?

4. Bagaimana cara agar iklan Shopee tidak boncos?

Mulai dengan budget kecil, optimasi listing produk sebelum beriklan, sesuaikan bid dengan persaingan kata kunci, pantau peringkat rata-rata iklan, dan hindari menaikkan budget besar tanpa evaluasi data performa.