8 mins read

Apa itu Sortir? Kenali Fungsi, Tujuan dan Tahapannya dalam Logistik

Diterbitkan
Diperbarui
apa itu sortir
Mekari Desty Highlights

  • Sortir adalah proses memilah dan mengelompokkan barang berdasarkan kriteria tertentu, seperti tujuan pengiriman, jenis barang, maupun kondisi fisiknya, sebelum barang tersebut diproses lebih lanjut.
  • Tanpa proses sortir yang tepat, barang berisiko salah kirim, tercampur dengan produk yang seharusnya sudah dipisahkan karena kondisinya tidak layak, hingga memperlambat keseluruhan proses distribusi.
  • Mekari Desty adalah software omnichannel marketplace yang dilengkapi kapabilitas WMS untuk mengelola pergerakan barang, multi-gudang, dan proses penerimaan dalam satu sistem, sehingga data yang menjadi dasar proses sortir selalu akurat dan koordinasi antar gudang dapat berjalan lebih terstruktur.

Barang yang sampai di gudang bukan berarti langsung siap dikirim ke pelanggan. Ada satu tahap penting yang menentukan ke mana dan bagaimana barang tersebut akan diproses selanjutnya, yaitu sortir. 

Meski terlihat sederhana, proses ini berperan besar dalam memastikan barang sampai ke tujuan yang tepat, dalam kondisi baik, dan sesuai waktu yang ditentukan.

Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari apa itu sortir, fungsi dan tujuannya, manfaat bagi bisnis, cara serta tahapan melakukan sortir, hingga alasan mengapa proses ini penting dalam rantai pasok dan operasional bisnis.

center banner mekari desty

Apa itu sortir?

Apa itu sortir

Dalam manajemen logistik, sortir dapat diartikan sebagai proses memilah, mengelompokkan, dan mengorganisasi barang berdasarkan kriteria tertentu sebelum diteruskan ke tahap berikutnya, seperti penyimpanan, pengemasan, atau pengiriman.

Kriteria penyortiran dapat berbeda-beda sesuai kebutuhan bisnis. Barang bisa dikelompokkan berdasarkan wilayah tujuan, jenis produk, ukuran, berat, kondisi fisik, hingga tingkat prioritas pengiriman. 

Di gudang ekspedisi, misalnya, paket biasanya disortir berdasarkan wilayah tujuan agar dapat langsung diarahkan ke jalur distribusi yang sesuai.

Jadi, sortir bukan sekadar aktivitas memindahkan barang dari satu tempat ke tempat lain. Proses ini menjadi salah satu titik kontrol untuk memastikan barang sudah sesuai dan siap melanjutkan proses berikutnya, baik dari sisi kondisi maupun tujuan pengirimannya.

Fungsi sortir dalam pengiriman barang

Dalam operasional bisnis, sortir memiliki beberapa fungsi penting yang membantu menjaga proses logistik tetap teratur.

1. Memeriksa kualitas produk

Sortir dapat menjadi tahap awal untuk memisahkan barang yang masih layak jual atau kirim dari produk yang rusak, cacat, atau tidak memenuhi standar. Dengan begitu, barang bermasalah tidak ikut masuk ke proses berikutnya.

2. Mengarahkan barang ke jalur distribusi yang tepat

Untuk proses pengiriman, barang dapat dikelompokkan berdasarkan wilayah atau alamat tujuan. Cara ini membantu memastikan setiap paket masuk ke jalur dan armada yang sesuai sehingga risiko salah kirim dapat diminimalkan.

3. Memastikan kesesuaian stok dan pesanan

Proses sortir juga dapat digunakan untuk mencocokkan barang fisik dengan data pesanan maupun catatan inventaris. Jika terdapat perbedaan jumlah, jenis, atau varian produk, kesalahan tersebut dapat diketahui sebelum barang dikirim.

4. Menjadi titik transit sementara

Barang yang sedang menunggu proses berikutnya biasanya ditempatkan di area transit atau staging. Pengelompokan yang jelas membuat barang lebih mudah ditemukan ketika akan dipindahkan ke proses pengemasan, penyimpanan, atau pengiriman.

Tujuan sortir dalam operasional pengiriman

Proses sortir tidak hanya dilakukan untuk membuat barang terlihat lebih terorganisir. Ada beberapa tujuan yang ingin dicapai melalui proses ini.

1. Memastikan barang dalam kondisi baik

Barang diperiksa terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada produk rusak, cacat, atau tidak sesuai standar yang ikut dikirim kepada pelanggan.

2. Mencegah kesalahan pengiriman

Pengelompokan berdasarkan tujuan membantu mengurangi risiko paket tertukar atau dikirim ke wilayah yang tidak sesuai.

3. Mempercepat proses distribusi

Barang yang sudah dikelompokkan dapat langsung diarahkan ke proses berikutnya tanpa harus disortir ulang. Hal ini membantu memperpendek waktu pemrosesan dan distribusi.

4. Mendukung akurasi pelacakan

Jika setiap proses sortir dicatat dan dilengkapi pemindaian resi atau kode barang, bisnis dapat mengetahui status serta pergerakan barang dengan lebih akurat.

5. Meningkatkan kepuasan pelanggan

Tujuan akhirnya adalah memastikan pelanggan menerima produk yang tepat, dalam kondisi baik, dan sesuai dengan estimasi waktu pengiriman.

Manfaat sortir dalam pengiriman 

Manfaat sortir dalam pengiriman

Sortir yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan sejumlah manfaat bagi operasional bisnis, diantaranya yaitu:

1. Menghemat waktu operasional

Barang yang sudah dikelompokkan dengan jelas akan lebih mudah ditemukan dan diproses. Tim tidak perlu memilah barang dari awal setiap kali akan melakukan pengemasan atau pengiriman.

2. Mengurangi biaya operasional

Proses yang lebih teratur dapat mengurangi waktu kerja yang terbuang akibat pencarian barang, kesalahan pemrosesan, maupun pengiriman ulang.

3. Meningkatkan akurasi inventaris

Sortir membantu memastikan barang fisik sesuai dengan data yang tercatat dalam sistem. Perbedaan jumlah maupun jenis barang juga dapat diketahui lebih awal.

4. Mengurangi risiko kerugian

Barang rusak atau tidak sesuai standar dapat dipisahkan sebelum dikirim. Hal ini membantu mengurangi risiko retur, komplain, biaya pengiriman ulang, hingga kerugian akibat produk yang tidak dapat dijual.

5. Meningkatkan kepercayaan pelanggan

Pengiriman yang akurat dan tepat waktu akan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan. Jika dilakukan secara konsisten, hal ini dapat membantu membangun reputasi dan loyalitas pelanggan.

Cara efektif dalam melakukan sortir barang

Terdapat beberapa metode dan kriteria yang umum digunakan dalam melakukan sortir barang, diantaranya yaitu:

1. Sortir berdasarkan wilayah tujuan

Barang dikelompokkan berdasarkan kota, kecamatan, kode pos, atau wilayah tujuan pengiriman. Metode ini banyak digunakan di gudang ekspedisi dan pusat distribusi.

2. Sortir berdasarkan jenis produk

Barang dipisahkan berdasarkan kategori, seperti pakaian, elektronik, makanan, atau produk kecantikan. Pengelompokan ini berguna jika setiap jenis barang membutuhkan metode penyimpanan atau penanganan yang berbeda.

3. Sortir berdasarkan kondisi barang

Barang dipisahkan berdasarkan kondisinya, misalnya produk yang siap dijual, rusak, cacat, atau perlu pemeriksaan lebih lanjut.

4. Menggunakan metode FIFO

FIFO (First In, First Out) berarti barang yang lebih dahulu masuk akan diproses atau dikeluarkan terlebih dahulu. Metode ini cocok untuk produk yang memiliki masa simpan terbatas.

5. Menggunakan metode FEFO

FEFO (First Expired, First Out) memprioritaskan barang dengan tanggal kedaluwarsa paling dekat untuk diproses lebih dahulu. Metode ini umum digunakan untuk makanan, minuman, dan produk farmasi.

6. Sortir manual atau otomatis

Sortir manual dilakukan langsung oleh staf, sedangkan sortir otomatis memanfaatkan teknologi seperti conveyor belt, barcode scanner, dan warehouse management system (WMS).

Secara teknis, sortasi otomatis bekerja dengan mengidentifikasi barang di atas conveyor menggunakan RFID, pemindai barcode, atau sensor, kemudian mengarahkannya secara otomatis ke lokasi maupun jalur yang sesuai – NetSuite

Untuk bisnis dengan volume barang yang besar, otomatisasi dapat membantu mempercepat proses sekaligus mengurangi kesalahan manusia. 

Tahapan dalam sortir barang

Secara umum, berikut tahapan sortir barang yang biasa diterapkan dalam operasional gudang maupun logistik.

1. Menerima dan mencatat barang

Barang yang masuk diperiksa dan dicatat terlebih dahulu. Data barang kemudian dicocokkan dengan pesanan, dokumen penerimaan, atau resi yang menyertainya.

2. Menentukan kriteria pengelompokan

Tentukan dasar penyortiran sebelum proses dimulai. Misalnya, barang akan dikelompokkan berdasarkan tujuan pengiriman, kategori produk, ukuran, atau kondisi fisik.

3. Memeriksa kondisi barang

Periksa apakah barang masih dalam kondisi baik dan sesuai standar. Produk yang rusak, cacat, atau mendekati kedaluwarsa dapat langsung dipisahkan untuk penanganan lebih lanjut.

4. Mengelompokkan barang

Barang yang sudah diperiksa kemudian ditempatkan pada area, rak, atau jalur yang sesuai dengan kelompoknya. Penataan yang konsisten akan memudahkan proses berikutnya.

5. Memberikan label atau kode

Setiap kelompok dapat diberi label atau kode identifikasi untuk memudahkan pencarian dan pelacakan. Pada operasional dengan volume tinggi, barcode atau QR code dapat digunakan untuk mempercepat proses identifikasi.

6. Mengemas dan menata barang

Setelah proses sortir selesai, barang dikemas sesuai karakteristik produk dan kebutuhan transportasi. Penataan juga perlu disesuaikan dengan metode distribusi yang akan digunakan.

7. Melakukan pemeriksaan akhir

Sebelum barang dikirim, periksa kembali alamat tujuan, jumlah barang, dokumen pengiriman, dan informasi pada label. Tahap ini penting untuk menangkap kesalahan yang mungkin terlewat saat proses sortir.

8. Menyerahkan barang kepada pihak distribusi

Barang yang sudah lolos pemeriksaan akhir kemudian diserahkan kepada kurir atau armada distribusi untuk dikirim ke tujuan.

Mengapa sortir penting dilakukan?

Sortir merupakan salah satu titik kontrol penting dalam rantai pasok yang jika dilakukan dengan baik, sortir dapat membantu:

  • Mencegah kesalahan pengiriman, seperti barang tertukar atau dikirim ke tujuan yang tidak sesuai.
  • Mengurangi keterlambatan distribusi karena barang sudah dikelompokkan dan diarahkan sesuai tujuan sejak awal.
  • Menekan biaya penanganan ulang akibat kesalahan sortir yang mengharuskan barang diproses atau dikirim kembali.
  • Mengurangi risiko komplain pelanggan dengan memastikan barang yang diterima sesuai dengan pesanan.
  • Meningkatkan efisiensi operasional, terutama ketika bisnis menangani volume barang yang besar dengan bantuan kriteria sortir dan pencatatan yang terstruktur.

Pastikan data pesanan rapi sebelum proses sortir dengan Mekari Desty

Proses sortir yang akurat sangat bergantung pada data pesanan yang benar sejak awal. Ketika pesanan datang dari berbagai marketplace sekaligus, memastikan setiap detail, mulai dari produk yang tepat, jumlah yang sesuai, hingga alamat tujuan yang benar, sudah tercatat dengan akurat sebelum proses sortir dimulai menjadi tantangan tersendiri.

Tanpa sistem yang menyatukan seluruh data pesanan dalam satu tempat, tim harus mencocokkan pesanan secara manual dari berbagai platform, yang berisiko memperlambat proses sortir dan meningkatkan peluang kesalahan sebelum barang diserahkan ke ekspedisi.

Mekari Desty adalah software omnichannel marketplace yang dilengkapi dengan fitur WMS untuk mengelola pergerakan barang, multi-gudang, dan proses penerimaan dalam satu sistem terpusat. Berikut fitur yang membantu mempersiapkan proses sortir lebih rapi:

  • Proses pesanan terpusat: Semua pesanan dari berbagai marketplace tercatat lengkap dan real-time dalam satu dashboard, sehingga data yang dibutuhkan untuk sortir selalu tersedia tanpa harus berpindah platform.
  • Pencocokan pesanan dan scan paket: Memastikan setiap paket sesuai dengan data pesanan sebelum dikirim, meminimalkan risiko salah sortir yang berujung pada barang sampai ke tujuan yang salah.
  • Manajemen multi-gudang: Pergerakan barang antar lokasi gudang tercatat dalam satu sistem, memudahkan koordinasi sortir untuk bisnis dengan lebih dari satu titik penyimpanan.
  • Cetak label massal: Label pengiriman dapat dicetak sekaligus dalam jumlah banyak untuk mempercepat pelabelan sebelum serah terima ke ekspedisi.
  • Return management: Barang retur tercatat dan stoknya dikembalikan secara otomatis, sehingga produk yang masuk kembali ke gudang dapat langsung disortir ulang dengan data yang akurat.

Mekari Desty menggunakan sistem top up atau bayar sesuai pemakaian per pesanan selesai, bukan subscription bulanan. Di bulan dengan volume sortir dan pengiriman tinggi sekalipun, biaya tetap terjangkau karena dihitung dari pesanan yang benar-benar masuk.

Saatnya siapkan data pesanan bisnis lebih rapi sebelum proses sortir bersama Mekari Desty.

References and methodology

Methodology

Methodology

Articles published by Mekari Desty are developed using trusted sources, including official data, company reports, academic research, and insights from industry practitioners. Whenever possible, we refer directly to primary sources before drawing conclusions. Our editorial team reviews and verifies the information to ensure accuracy and relevance. All references are listed so readers can trace each piece of information back to its original source.

Our editorial standards

Our editorial standards

  • Primary source first: We consult official product documentation and pricing pages directly, not secondhand summaries or aggregator sites.
  • Fact-checking: All product features, pricing, and claims are cross-verified against each platform’s official website at the time of writing.
  • No paid placement: Tools are selected based on relevance and fit for Indonesian businesses, not commercial arrangements. Mekari Desty is included as a first-party product and is transparently labeled as such.
  • Regular review: Articles are periodically updated to reflect product changes or shifts in market relevance.
References

References

Netsuite. “Warehouse Automation Explained: Trends, Types & Best Practices”

FAQ

1. Apa itu sortir?

1. Apa itu sortir?

Sortir adalah proses memilah, mengelompokkan, dan mengorganisir barang secara sistematis berdasarkan kriteria tertentu, seperti tujuan pengiriman, jenis produk, atau kondisi fisiknya, sebelum barang diproses ke tahap selanjutnya.

2. Apa saja fungsi sortir?

2. Apa saja fungsi sortir?

Fungsinya meliputi sebagai filter kualitas produk, pengarah jalur distribusi, titik kontrol inventaris, serta penyimpanan atau titik transit sementara sebelum barang diproses lebih lanjut.

3. Apa tujuan dilakukannya sortir?

3. Apa tujuan dilakukannya sortir?

Tujuannya meliputi memastikan barang dan kemasan dalam kondisi baik, mencegah kesalahan pengiriman, mempercepat proses distribusi, mendukung akurasi pelacakan, serta meningkatkan kepuasan pelanggan.

4. Apa manfaat sortir bagi bisnis?

4. Apa manfaat sortir bagi bisnis?

Manfaatnya meliputi efisiensi waktu operasional, penghematan biaya, akurasi data inventaris yang lebih baik, pengurangan kerugian akibat kesalahan atau kerusakan, serta membangun kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang.

5. Bagaimana cara dan proses melakukan sortir barang?

5. Bagaimana cara dan proses melakukan sortir barang?

Caranya dapat menggunakan berbagai metode seperti sortir berdasarkan wilayah, jenis produk, kondisi fisik, FIFO, atau FEFO, dengan proses umum meliputi penerimaan barang, identifikasi kriteria, pemeriksaan kualitas, pengelompokan, pemberian label, pengemasan, pemeriksaan akhir, hingga serah terima ke pihak distribusi.

6. Bagaimana Mekari Desty membantu bisnis dalam proses sortir barang?

6. Bagaimana Mekari Desty membantu bisnis dalam proses sortir barang?

Mekari Desty membantu seller mengelola data produk, stok, dan pesanan dari berbagai marketplace dalam satu dashboard terpusat, sehingga informasi yang dibutuhkan untuk melakukan sortir dan mempersiapkan pengiriman selalu akurat dan mudah diakses.