6 mins read

Mengenal Fungsi Petty Cash dan Cara Mengelolanya

Diterbitkan
Diperbarui
Mekari Desty - Petty Cash
Mekari Desty Highlights
  • Petty cash adalah kas kecil yang digunakan untuk membiayai kebutuhan operasional harian dengan nominal kecil dan mendesak.
  • Fungsi utama kas kecil adalah mempercepat transaksi, menghindari penggunaan dana pribadi, dan menjaga kas utama tetap terkontrol.
  • Penggunaannya mencakup transaksi kecil seperti parkir, ATK, konsumsi rapat, hingga ongkos kirim dokumen.
  • Pencatatan petty cash bisa menggunakan metode imprest atau fluctuating, tergantung kebutuhan dan sistem keuangan bisnis.
  • Pengelolaan yang disiplin sangat penting agar kas kecil tidak disalahgunakan dan tetap akurat dalam laporan keuangan.

Dalam operasional bisnis sehari-hari, terutama bisnis online, petty cash berperan penting untuk menangani berbagai pengeluaran kecil yang sifatnya mendadak. Misalnya biaya kirim dokumen, pembelian alat tulis, atau konsumsi rapat. Jika semua pengeluaran kecil ini harus melalui proses keuangan utama, tentu akan memakan waktu dan kurang efisien.

Dengan adanya sistem kas kecil ini, proses pembayaran menjadi lebih cepat dan praktis. Meski nominalnya relatif kecil, pengelolaannya tetap perlu dilakukan secara rapi agar tidak mengganggu akurasi laporan keuangan bisnis Anda.

Petty Cash Adalah Apa?

Petty cash adalah dana kas kecil yang disediakan perusahaan untuk membayar kebutuhan operasional bernilai kecil dan mendesak. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini dikenal sebagai kas kecil.

Biasanya, petty cash digunakan untuk transaksi harian yang nominalnya tidak besar dan tidak praktis jika harus melalui proses pembayaran utama. Contohnya seperti membeli air minum kantor atau membayar ongkos parkir.

Fungsi Petty Cash dalam Operasional Bisnis

Petty cash memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran aktivitas bisnis sehari-hari.

Beberapa fungsi utamanya adalah:

  • Membayar kebutuhan kecil dan mendadak: Ini membantu perusahaan menyelesaikan pengeluaran yang tidak bisa menunggu proses persetujuan panjang.
  • Mempercepat proses transaksi operasional: Dengan dana siap pakai, kebutuhan kecil bisa langsung dibayar tanpa menghambat pekerjaan.
  • Mengurangi penggunaan dana pribadi karyawan: Hal ini membuat karyawan tidak perlu menalangi biaya operasional dari kantong sendiri.
  • Memudahkan pencatatan pengeluaran kecil: Setiap transaksi bisa dicatat secara sederhana agar lebih mudah dilacak.
  • Membantu kas utama tetap terkontrol: Dana besar perusahaan jadi tidak terganggu oleh pengeluaran kecil yang sering terjadi.

Dengan adanya petty cash, bisnis tidak perlu repot memproses setiap transaksi kecil melalui sistem keuangan utama.

Contoh Penggunaan Petty Cash Sehari-hari

Berikut contoh penggunaan petty cash untuk transaksi kecil yang sering terjadi dalam operasional harian:

Jenis PengeluaranContoh TransaksiCocok Pakai Petty Cash
TransportasiBiaya parkirYa
PengirimanOngkos kirim dokumenYa
Operasional kantorPembelian alat tulisYa
KonsumsiSnack rapat kecilYa
AdministrasiFotokopi atau printYa
Kebutuhan kantorAir minum galonYa
Transport lokalOjek/transport dalam kotaYa

Metode Pencatatan Petty Cash yang Umum Digunakan

Meskipun nominalnya kecil, petty cash tetap harus dicatat dengan baik. Ada dua metode yang umum digunakan:

1. Metode Imprest Fund

Metode ini menggunakan sistem dana tetap. Artinya, jumlah petty cash akan selalu sama.

Saat saldo berkurang, perusahaan akan mengisi kembali sesuai jumlah yang telah dikeluarkan.

2. Metode Fluctuating Fund

Metode ini tidak memiliki jumlah tetap. Saldo petty cash bisa berubah sesuai kebutuhan perusahaan.

Perbandingan Metode

MetodeCara KerjaKelebihanCocok Untuk
Imprest FundDana tetap, diisi sesuai pengeluaranLebih terkontrolBisnis dengan SOP ketat
Fluctuating FundDana berubah sesuai kebutuhanLebih fleksibelBisnis dinamis

Cara Mengelola Petty Cash agar Tetap Terkontrol

Agar petty cash tidak berantakan, Anda bisa mengikuti langkah berikut:

1. Tentukan jumlah dana petty cash

Langkah ini penting agar perusahaan memiliki batas awal yang jelas untuk kebutuhan kas kecil.

2. Tunjuk penanggung jawab kas kecil

Dengan adanya satu orang yang bertanggung jawab, pengelolaan dana akan lebih mudah diawasi.

3. Buat aturan penggunaan dana

Aturan yang jelas membantu mencegah penggunaan kas kecil untuk keperluan yang tidak sesuai.

4. Wajibkan bukti transaksi

Bukti pembayaran seperti nota atau struk akan memudahkan proses verifikasi dan pencatatan.

5. Catat setiap pengeluaran

Pencatatan rutin membuat arus keluar dana lebih transparan dan mudah ditelusuri.

6. Lakukan rekonsiliasi secara berkala

Pemeriksaan rutin membantu memastikan saldo fisik sesuai dengan catatan pembukuan.

7. Evaluasi kebutuhan dana

Jika kebutuhan operasional berubah, jumlah kas kecil  juga perlu disesuaikan agar tetap efisien.

Catatan penting:

Meskipun nominalnya kecil, petty cash tetap harus dikelola dengan disiplin karena bisa memengaruhi akurasi laporan keuangan.

Manfaat Petty Cash bagi Perusahaan

Manfaat Petty Cash

Kas kecil memberikan beberapa manfaat nyata, seperti:

  • Operasional lebih cepat dan efisien: Dana tersedia langsung sehingga kebutuhan kecil bisa segera dipenuhi.
  • Mengurangi beban administrasi transaksi kecil: Perusahaan tidak perlu membuat proses panjang untuk pengeluaran bernilai rendah.
  • Membantu kontrol keuangan lebih detail: Setiap pengeluaran kecil tetap tercatat sehingga arus kas lebih mudah dipantau.
  • Meningkatkan transparansi pengeluaran: Pencatatan yang rapi membuat penggunaan dana lebih mudah diaudit.

Contoh Pembukuan Kas Kecil Sederhana

Pembukuan sederhana ini membantu memantau setiap transaksi dengan jelas.

TanggalKeteranganDebitKreditSaldo
1 JanSaldo awal1.000.0001.000.000
2 JanATK100.000900.000
3 JanParkir50.000850.000

Kesalahan Umum dalam Pengelolaan Kas Kecil

Beberapa kesalahan yang sering terjadi:

  • Tidak mencatat transaksi kecil: Kebiasaan ini membuat pengeluaran sulit dilacak dan saldo menjadi tidak akurat.
  • Tidak menyimpan bukti pembayaran: Tanpa bukti transaksi, perusahaan akan kesulitan melakukan verifikasi pengeluaran.
  • Dana digunakan tanpa aturan jelas: Hal ini bisa menyebabkan petty cash dipakai untuk kebutuhan yang tidak semestinya.
  • Tidak ada audit atau pengecekan rutin: Pemeriksaan berkala penting untuk memastikan dana tetap sesuai catatan.
  • Penggunaan untuk kebutuhan pribadi: Kesalahan ini dapat menimbulkan penyalahgunaan dana dan merugikan perusahaan.

Kesalahan ini bisa membuat laporan keuangan menjadi tidak akurat.

Perbedaan Petty Cash dan Cash Advance

Berikut ini tabel perbedaan antara kas kecil dan cash advance agar lebih mudah memahaminya:

AspekPetty Cash (Kas Kecil)Cash Advance (Uang Muka)
PengertianDana kecil untuk kebutuhan operasional harianDana talangan untuk kebutuhan tertentu
TujuanMembayar pengeluaran rutin dan mendadakMembiayai aktivitas atau tugas khusus
NominalRelatif kecilBiasanya lebih besar
FrekuensiSering digunakan (harian)Tidak rutin, sesuai kebutuhan
Proses PengajuanTidak perlu pengajuan formalHarus melalui pengajuan dan persetujuan
PertanggungjawabanDicatat melalui bukti transaksi sederhanaHarus dibuat laporan pertanggungjawaban (LPJ)
Contoh PenggunaanParkir, ATK, konsumsi kecilPerjalanan dinas, event, pembelian barang tertentu
PengelolaanDikelola oleh kas kecil (petty cash officer)Dipegang oleh karyawan yang mengajukan
Sistem PengembalianDiisi ulang (reimbursement) sesuai pengeluaranSisa dana harus dikembalikan atau disesuaikan dengan laporan

Kapan Bisnis Perlu Menggunakan Petty Cash?

Kapan Bisnis Perlu Menggunakan Petty Cash

Bisnis sebaiknya mulai menggunakan kas kecil saat:

  • Memiliki transaksi kecil yang rutin: Kondisi ini menunjukkan bahwa perusahaan membutuhkan dana khusus untuk pengeluaran harian.
  • Tim operasional mulai berkembang: Semakin banyak aktivitas, semakin besar kebutuhan untuk pengeluaran kecil yang cepat.
  • Dibutuhkan efisiensi dalam pengeluaran harian: Kas kecil membantu proses pembayaran menjadi lebih praktis tanpa mengganggu alur kerja.

Tips Digitalisasi Pengelolaan Petty Cash

Untuk bisnis online, pengelolaan petty cash bisa lebih mudah dengan sistem digital:

  • Gunakan software pencatatan keuangan: Sistem digital membantu mencatat transaksi secara lebih cepat dan rapi.
  • Simpan bukti transaksi secara digital: Bukti dalam bentuk foto atau file akan lebih mudah dicari saat dibutuhkan.
  • Integrasikan dengan laporan keuangan: Integrasi ini memudahkan pemantauan arus kas kecil secara menyeluruh.

Kesimpulan: Kelola Kas Kecil, Jaga Keuangan Tetap Sehat

Petty cash adalah solusi praktis untuk mengelola pengeluaran kecil dalam bisnis. Dengan sistem yang tepat, bisnis bisa berjalan lebih efisien tanpa mengganggu kas utama.

Meski terlihat sederhana, pengelolaan petty cash tetap membutuhkan disiplin dan pencatatan yang rapi agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Untuk membantu pengelolaan lebih akurat dan otomatis, Anda bisa menggunakan software manajemen laporan Mekari Desty.

Dengan sistem yang tepat, keuangan bisnis akan lebih terkontrol dan transparan.

Software Manajemen Laporan Mekari Desty

Mekari Desty adalah software manajemen marketplace & toko offline bagian dari ekosistem software terintegrasi Mekari yang menyediakan fitur omnichannel (pengaturan stok, data produk, promosi, proses pesanan, kelola multi gudang, laporan penjualan, integrasi & platform), serta sistem kasir (POS) dan manajemen chat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Petty Cash

Apa itu petty cash?

Apa itu petty cash?

Petty cash adalah dana kas kecil yang digunakan perusahaan untuk membayar kebutuhan operasional sehari-hari dengan nominal kecil dan mendesak.

Apa fungsi utama petty cash dalam bisnis?

Apa fungsi utama petty cash dalam bisnis?

Fungsi utama petty cash adalah mempermudah pembayaran pengeluaran kecil, mempercepat operasional, dan menjaga kas utama tetap terkontrol.

Apa saja contoh penggunaan petty cash?

Apa saja contoh penggunaan petty cash?

Contoh penggunaan petty cash meliputi biaya parkir, pembelian alat tulis, ongkos kirim, konsumsi rapat kecil, dan biaya fotokopi.

Mengapa petty cash penting dalam bisnis online?

Mengapa petty cash penting dalam bisnis online?

Petty cash penting karena membantu bisnis online menangani pengeluaran kecil dengan cepat tanpa mengganggu alur keuangan utama.

Bagaimana cara mencatat petty cash dengan benar?

Bagaimana cara mencatat petty cash dengan benar?

Petty cash dicatat dengan mencatat setiap transaksi, menyimpan bukti pembayaran, dan melakukan rekonsiliasi secara berkala.

Apa perbedaan metode imprest fund dan fluctuating fund?

Apa perbedaan metode imprest fund dan fluctuating fund?

Imprest fund menggunakan dana tetap yang diisi ulang sesuai pengeluaran, sedangkan fluctuating fund memiliki saldo yang berubah sesuai kebutuhan.

Siapa yang bertanggung jawab atas petty cash?

Siapa yang bertanggung jawab atas petty cash?

Biasanya petty cash dikelola oleh satu orang yang ditunjuk, seperti admin keuangan atau staf operasional, agar lebih mudah dikontrol.

Apa risiko jika petty cash tidak dikelola dengan baik?

Apa risiko jika petty cash tidak dikelola dengan baik?

Risikonya termasuk kebocoran dana, pencatatan tidak akurat, dan laporan keuangan yang tidak valid.

Apakah semua pengeluaran bisa menggunakan petty cash?

Apakah semua pengeluaran bisa menggunakan petty cash?

Tidak. Petty cash hanya digunakan untuk pengeluaran kecil, bukan untuk transaksi besar atau strategis.

. Bagaimana cara mengelola petty cash agar tidak disalahgunakan?

. Bagaimana cara mengelola petty cash agar tidak disalahgunakan?

Caranya dengan membuat aturan penggunaan, mencatat setiap transaksi, menyimpan bukti pembayaran, dan melakukan audit secara rutin.