- Pengembalian barang di Lazada lewat JNE adalah proses retur yang dilakukan dengan mengantarkan paket ke cabang atau agen JNE yang mendukung layanan Cashless, sehingga pembeli tidak perlu membayar ongkos kirim.
- Masalahnya, bagi seller yang berjualan di banyak marketplace sekaligus, retur yang masuk dari Lazada, Shopee, maupun Tokopedia sering kali dikelola secara terpisah, sehingga data stok dan status retur mudah tercecer.
- Mekari Desty membantu seller mengelola retur dari berbagai marketplace dalam satu sistem terpusat, termasuk pengembalian stok otomatis agar data inventori tetap akurat.
Menerima produk yang tidak sesuai pesanan di Lazada memang menjengkelkan. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena cara pengembalian barang di Lazada sebenarnya cukup mudah, terutama jika menggunakan metode pengiriman melalui JNE.
Meski begitu, masih banyak pembeli yang merasa bingung dengan alurnya, mulai dari cara mengajukan retur hingga proses drop off ke JNE yang benar.
Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari secara lengkap cara pengembalian barang di Lazada, mulai dari pengertian retur, syarat dan ketentuannya, langkah-langkah pengajuan retur lewat JNE, hal yang perlu diperhatikan saat drop off, hingga tips agar proses pengembalian berjalan lancar.
Aturan pengembalian barang di Lazada

Pengembalian barang di Lazada adalah kebijakan yang memungkinkan pembeli mengembalikan produk yang telah diterima, baik ke gudang Lazada maupun langsung ke penjual, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Proses ini dapat dilakukan jika produk tidak sesuai pesanan, mengalami kerusakan, atau karena alasan sah lainnya.
Dalam prosesnya, Lazada menyediakan dua metode pengiriman, yaitu pick up (barang dijemput oleh kurir) dan drop off (pembeli mengantarkan paket ke titik pengiriman). Untuk metode drop off, beberapa ekspedisi yang didukung antara lain JNE dan J&T, yang memungkinkan pembeli melakukan pengembalian tanpa dikenakan biaya ongkos kirim.
Namun, perlu diperhatikan bahwa tidak semua produk dapat dikembalikan. Beberapa kategori memiliki pengecualian, terutama untuk alasan seperti berubah pikiran. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa produk Anda memenuhi syarat dan ketentuan retur sebelum mengajukan pengembalian.
Syarat dan ketentuan retur barang di Lazada

Sebelum mengajukan pengembalian, pastikan Anda telah memenuhi beberapa syarat dan ketentuan berikut.
- Masih dalam masa jaminan pengembalian: Perhitungan masa jaminan dimulai dari tanggal Anda menerima barang hingga tanggal cap yang tertera pada paket yang dikembalikan, sehingga penting segera mengajukan retur begitu Anda menemukan masalah pada produk.
- Menyertakan bukti pembelian yang lengkap: Siapkan nomor pesanan, faktur pembelian, maupun bukti pendukung lain yang diminta dalam formulir pengembalian.
- Alasan pengembalian harus sah dan sesuai persyaratan: Lazada mewajibkan alasan retur yang jelas dan sesuai dengan kategori yang tersedia di formulir pengembalian, disertai bukti seperti foto atau video kondisi produk.
- Menghapus data pribadi pada perangkat elektronik: Khusus untuk produk seperti laptop, ponsel, atau perangkat elektronik lain, pastikan Anda sudah menghapus kata sandi atau data pribadi sebelum mengirimkan produk untuk diretur.
- Mengirim ke alamat sesuai formulir pengembalian: Pastikan produk dikirimkan ke alamat yang tercantum pada formulir pengembalian, karena mengirim ke alamat lain berpotensi memperlambat proses verifikasi.
Cara pengembalian barang di Lazada lewat JNE

Setelah memastikan produk Anda memenuhi syarat retur, berikut langkah-langkah mengajukan pengembalian barang di Lazada dan mengirimkannya melalui JNE.
1. Buka aplikasi atau situs Lazada
Masuk ke akun Lazada Anda, lalu buka menu Akun dan pilih Lihat Semua Pesanan.
2. Pilih pesanan yang ingin dikembalikan
Cari pesanan yang sudah berstatus diterima, lalu pilih opsi Pengembalian Saya atau Saya Ingin Mengembalikan Produk.
3. Isi formulir pengembalian
Pilih alasan pengembalian yang sesuai, lampirkan foto atau video sebagai bukti pendukung, lalu tambahkan keterangan tambahan jika diperlukan.
4. Pilih metode pengembalian dana
Tentukan apakah Anda ingin dana dikembalikan melalui transfer bank atau Lazada Credit, kemudian konfirmasi detailnya.
5. Tunggu respons dari penjual
Penjual memiliki waktu maksimal 3 hari untuk merespons pengajuan retur Anda, yang dapat Anda pantau melalui menu Retur & Pengembalian.
6. Pilih metode pengembalian JNE
Setelah pengajuan disetujui, klik Pilih Metode Pengembalian, lalu pilih JNE sebagai ekspedisi dengan sistem drop off.
7. Unduh dan cetak label pengembalian
Klik Unduh Label Pengembalian, lalu cetak dan tempelkan label tersebut pada bagian luar kemasan paket, bukan pada kemasan asli produk.
8. Kemas ulang produk dengan rapi
Pastikan produk dikemas dengan aman menggunakan pelindung yang memadai agar tidak rusak selama pengiriman.
9. Antarkan paket ke JNE terdekat
Kunjungi cabang atau agen JNE terdekat dan serahkan paket beserta informasi nomor resi atau kode booking yang tertera pada label.
Hal yang perlu diperhatikan saat drop off di JNE
Agar proses drop off di JNE berjalan lancar tanpa kendala, perhatikan beberapa hal berikut.
- Pastikan cabang JNE mendukung layanan Cashless: Tidak semua cabang atau agen JNE mendukung layanan Cashless yang membebaskan biaya ongkos kirim untuk retur marketplace. Anda dapat mengecek ketersediaannya melalui halaman Geoloc JNE sebelum berangkat.
- Cetak label pengembalian terlebih dahulu: Petugas JNE umumnya hanya melakukan validasi dan pemindaian label yang sudah tercetak, bukan mencetakkan label untuk Anda, sehingga pastikan label sudah dicetak dan ditempel sebelum tiba di lokasi.
- Jangan serahkan ke ekspedisi selain yang dipilih: Jika Anda mengirimkan produk melalui jasa pengiriman selain yang tertera pada formulir pengembalian, biaya kirim tidak akan diganti oleh Lazada.
- Simpan bukti pengiriman: Setelah paket diserahkan, simpan resi atau bukti pengiriman dari JNE sebagai dokumentasi jika suatu saat dibutuhkan untuk verifikasi lebih lanjut.
Tips agar pengajuan retur di Lazada berjalan lancar
Rata-rata tingkat pengembalian barang di e-commerce global mencapai 19-20,5% pada 2026, lebih dari dua kali lipat dibanding tingkat retur di toko fisik yang hanya 5-8,9%. – NRF & Happy Returns.
Data ini menunjukkan betapa umumnya proses retur dalam belanja online, sehingga penting bagi pembeli maupun penjual memahami proses ini dengan baik.
Di sisi penjual, memproses satu retur menghabiskan biaya antara $10-65 tergantung kategori produk, jarak pengiriman, dan kompleksitas retur. – Eightx.
Berikut beberapa tips agar pengajuan retur Anda berjalan lebih lancar:
- Dokumentasikan kondisi produk sejak awal diterima: Rekam video atau foto saat unboxing paket, agar Anda memiliki bukti kuat jika produk yang diterima tidak sesuai deskripsi atau mengalami kerusakan.
- Ajukan retur secepat mungkin: Semakin cepat Anda melapor setelah menemukan masalah, semakin besar peluang pengajuan retur Anda diterima sebelum masa jaminan pengembalian berakhir.
- Lengkapi seluruh bukti yang diminta: Pastikan foto, video, dan detail pesanan yang dilampirkan sudah lengkap agar proses verifikasi oleh Lazada maupun penjual tidak memakan waktu lama.
- Kemas produk sesuai standar: Gunakan bahan pelindung yang memadai seperti bubble wrap atau kardus tebal, terutama untuk produk yang mudah pecah, agar tidak ditolak oleh pihak ekspedisi karena kemasan tidak layak.
- Komunikasikan langsung dengan penjual jika diperlukan: Untuk kasus tertentu, menghubungi penjual terlebih dahulu dan menjelaskan alasan retur secara jelas dapat mempercepat proses persetujuan pengembalian.
Kelola retur penjualan lebih mudah dengan Mekari Desty
Memahami cara pengembalian barang dari sisi pembeli hanyalah satu bagian dari proses. Bagi seller, terutama yang berjualan di Lazada dan berbagai marketplace lainnya, mengelola retur dari banyak channel sekaligus bisa menjadi tantangan, terutama dalam menjaga akurasi stok setiap kali ada barang yang dikembalikan.
Tanpa sistem yang terpusat, retur dari Lazada, Shopee, maupun Tokopedia sering kali dikelola secara terpisah. Akibatnya, stok yang seharusnya kembali tersedia setelah proses retur selesai bisa terlambat diperbarui, atau bahkan tidak tercatat dengan baik.
Mekari Desty hadir sebagai solusi omnichannel marketplace yang membantu bisnis mengelola pesanan secara terintegrasi melalui fitur Sistem Manajemen Order, yang dilengkapi kapabilitas pengembalian barang dengan cara:
- Mengembalikan stok secara otomatis dari proses retur guna menjaga akurasi inventori
- Mengelola proses retur, refund, dan replacement secara lebih cepat dan terkontrol
Selain itu, fitur Manajemen Order juga memungkinkan bisnis mengelola seluruh pesanan dari berbagai marketplace dalam satu sistem terpusat, sehingga operasional menjadi lebih efisien, seperti:
- Mengelola pesanan dari berbagai marketplace dalam satu dashboard
- Melihat detail pesanan dan penjualan secara lengkap dan real-time
- Mengatur pengiriman secara terintegrasi untuk proses fulfillment yang lebih cepat
- Menjalankan proses picking dan packing yang terstandar untuk mengurangi kesalahan
- Melakukan pencocokan pesanan dan scan paket untuk meningkatkan akurasi outbound
- Mencetak label pengiriman secara massal dengan lebih efisien
- Mengkustomisasi shipping label dan picking list sesuai kebutuhan operasional gudang
Dengan sistem yang terintegrasi, proses retur tidak lagi menjadi beban operasional, melainkan bagian dari alur yang otomatis, rapi, dan terkontrol.
Saatnya kelola pesanan dan retur bisnis Anda dari berbagai marketplace dengan lebih praktis, akurat, dan terorganisir bersama Mekari Desty!
Referensi
Lazada Help Center. “Pengembalian/Pengembalian Dana” & “Bagaimana Proses Pengembalian Barang ke Gudang Lazada?”
NRF & Happy Returns. “2025 Retail Returns Landscape”
Eightx. “Average Ecommerce Return Rate 2026: 14% DTC, 19% Overall (Up From 11% in 2020)”