- Shopee adalah salah satu marketplace terbesar di Indonesia yang menyediakan sistem penjual bertingkat, mulai dari toko baru hingga status eksklusif seperti Star Seller dan Shopee Mall, tergantung performa toko masing-masing.
- Masalahnya, banyak seller baru yang bingung memulai dari mana, sementara seller yang sudah berjualan di banyak channel sekaligus justru kesulitan mengelola stok dan pesanan Shopee secara terpisah dari marketplace lain.
- Mekari Desty membantu seller menyatukan pengelolaan toko Shopee dengan marketplace lain dalam satu dashboard, sehingga stok dan pesanan tetap konsisten meski berjualan di banyak tempat sekaligus.
Shopee menjadi e-commerce paling sering diakses masyarakat Indonesia pada 2026, dipilih 47,5% responden. – APJII.
Peluang besar ini membuat banyak orang tertarik mulai berjualan di Shopee, baik sebagai usaha utama maupun sampingan.
Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari jenis-jenis penjual di Shopee, cara membuka toko secara lengkap, hingga tips jualan online di Shopee agar toko Anda lebih cepat dikenal dan berkembang.
Kenali jenis-jenis penjual di Shopee

Sebelum mulai berjualan, penting memahami bahwa Shopee membagi penjual ke dalam beberapa tingkatan berdasarkan performa toko. Berikut penjelasannya.
1 . Non-Star
Tingkatan awal yang terbuka untuk semua penjual baru atau toko yang belum memenuhi kriteria performa tertentu. Meski berada di level awal, penjual Non-Star tetap dapat menjangkau pembeli di seluruh Indonesia.
2. Star Seller
Status yang diberikan kepada penjual dengan performa tinggi, seperti tingkat respons chat yang cepat, rating toko yang baik, serta tingkat penyelesaian pesanan yang stabil. Penjual Star Seller tidak harus berbadan usaha dan dapat berupa individu, reseller, maupun dropshipper.
3. Star+
Tingkatan lanjutan dari Star Seller dengan kriteria performa yang lebih ketat, seperti persentase chat dibalas dan rating toko yang lebih tinggi. Penjual Star+ umumnya mendapatkan benefit promosi tambahan dibanding Star Seller biasa.
4. Shopee Mall
Kategori tertinggi yang khusus diperuntukkan bagi pemilik brand resmi atau distributor resmi berbadan usaha (seperti PT atau CV), dengan syarat menjual produk 100% asli dan mengikuti standar layanan pelanggan yang lebih ketat, termasuk kebijakan pengembalian barang.
Cara buka toko di Shopee

Membuka toko di Shopee dapat dilakukan melalui aplikasi di HP, situs Shopee, maupun Shopee Seller Centre di laptop atau komputer.
Berikut cara buka toko di Shopee melalui aplikasi:
1. Unduh atau buka platform Shopee
Unduh aplikasi Shopee di Google Play Store atau App Store, atau akses situs shopee.co.id maupun Shopee Seller Centre melalui browser jika ingin mengelola toko dari laptop.
2. Daftar dan masuk ke akun Shopee
Buat akun menggunakan nomor HP, email, atau akun media sosial, lalu login ke akun tersebut. Jika, semua data sudah sesuai, nantinya akan mendapatkan kode OTP sebagai tahap verifikasi lebih lanjut dan bisa memilih melalui SMS atau panggilan suara.
3. Pilih menu Mulai Jual
Pada aplikasi maupun situs Shopee, pilih opsi untuk mulai berjualan atau daftar sebagai penjual. Baik melalui aplikasi Shopee maupun Seller Centre.
4. Verifikasi data diri
Lengkapi proses verifikasi menggunakan KTP pemilik akun sesuai instruksi yang diberikan Shopee. Karena, harus melakukan verifikasi wajah, sebagai bukti KTP pemilik akun yang sah.
5. Lengkapi informasi toko
Isi nama toko, deskripsi, foto profil, dan banner toko agar profil Anda terlihat profesional di mata calon pembeli. Gunanya, agar pembeli lebih mudah mengenal toko Anda dan meningkatkan branding bisnis.
6. Atur alamat dan jasa pengiriman
Tentukan alamat pengiriman toko serta pilih jasa kurir yang akan digunakan untuk mengirim pesanan. Pengaturan yang tepat dapat membuat proses pesanan lebih cepat dan efisien.
7. Hubungkan rekening bank
Tambahkan rekening bank untuk mencairkan hasil penjualan Anda nantinya. Pastikan data sudah diisi dengan benar, untuk mencegah masalah pada saat pencarian dana.
8. Unggah produk pertama
Upload produk lengkap dengan judul, deskripsi, kategori, harga, dan foto berkualitas, lalu tunggu proses peninjauan dari Shopee. Akan lebih baik, jika diisi selengkap mungkin dan pastikan informasi produk sudah benar.
9. Toko siap digunakan
Setelah produk disetujui, toko Anda resmi aktif dan siap menerima pesanan dari pembeli. Agar toko Anda semakin berkembang, bisa ikut program yang disediakan oleh Shopee. Dengan mengikuti program ini, membuka peluang toko Anda dikenal lebih banyak orang.
Berikut cara buka toko di Shopee melalui website Shopee:
1 . Buka ke platform Shopee
Buka melalui situs https://shopee.co.id/ dapat melalui komputer atau laptop.
2. Mulai berjualan
Kalau sudah klik “Mulai Berjualan” yang terletak pada bagian atas website, untuk langsung melakukan direct ke laman situs https://accounts.shopee.co.id/seller/signup untuk selanjutnya membuat akun.
3. Buat akun toko Shopee
Buatlah akun toko Shopee pada laman https://accounts.shopee.co.id/seller/signup isi data nomor telepon terlebih dahulu. Selain itu dapat melalui akun Facebook atau Google.
4. Verifikasi nomor telepon
Kalau sudah mengisi nomor telepon, Anda tinggal tunggu Kode OTP dikirim untuk melakukan verifikasi nomor telepon. Bisa memilih melalui SMS atau panggilan suara.
5. Isi data yang diminta
Setelah verifikasi, Anda hanya tinggal mengisi data yang sesuai dengan perintah pada situs Shopee.
Berikut cara buka toko di Shopee melalui Shopee Seller Centre:
1 . Masuk ke website atau download Shopee
Kalau melalui website bisa melalui situs https://accounts.shopee.co.id/seller/login atau download aplikasi Shopee di app store.
2. Daftar akun Shopee
Bisa mengisi data yang diminta oleh website dan scan QR yang terdapat pada aplikasi Shopee.
3. Verifikasi data diri
Proses verifikasi menggunakan KTP dan harus mengisi nama dan NIK. Selanjutnya, proses verifikasi wajah.
4. Setujui syarat & Ketentuan
Kalau sudah mengisi data dan verifikasi wajah diterima. Maka, selanjutnya klik bagian “Saya Menyetujui Syarat & Ketentuan”, dengan cara centang kolom tersebut dan klik Lanjut.
5. Masukan informasi toko
Masukan semua informasi toko, antara lain: nama toko, alamat, jasa pengiriman yang digunakan, email, dan nomor telepon. Kalau sudah klik “Lanjut.”
6. Upload produk
Pastikan sebelumnya sudah klik selesaikan untuk upload produk Anda. Lakukan cara yang sama, setiap upload produk. Klik “Kirim”, jika sudah selesai.
Tips jualan online di Shopee
Setelah toko aktif, langkah selanjutnya adalah memastikan toko Anda benar-benar dilirik dan dipercaya oleh calon pembeli. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.
1. Aktifkan fitur gratis ongkir
Manfaatkan program gratis ongkir Shopee untuk menarik lebih banyak pembeli, karena ongkos kirim menjadi salah satu pertimbangan utama calon pembeli sebelum checkout. Adanya program ini membuat pembeli merasa lebih hemat, sehingga berdampak pada naiknya konversi penjualan.
2. Perbanyak variasi produk
Semakin banyak pilihan produk di etalase toko, semakin besar pula peluang toko Anda ditemukan pembeli, ditambah dukungan fitur upload massal dari Shopee. Apalagi jika semua produk yang diperlukan semua tersedia, hal ini tentu lebih efisien karena bisa sekalian belanja di toko yang sama dan terkadang tidak perlu menambah biaya ongkir.
3. Bangun jumlah follower toko
Follower yang terus bertambah membantu meningkatkan kepercayaan calon pembeli sekaligus performa toko secara keseluruhan. Branding yang baik, tentu bakal membuat follower aktif, tertarik untuk bertransaksi dan bahkan pelanggan setia.
4. Ikuti program promosi Shopee
Manfaatkan fitur seperti flash sale untuk mendatangkan lebih banyak trafik ke toko Anda dalam waktu singkat. Disarankan pada saat keadaan tertentu yang dimana banyak orang yang berbelanja, misal tanggal kembar dan hari besar misalnya, Lebaran dan Natal.
5. Pilih produk yang sedang banyak dicari
Pantau tren pasar dan sesuaikan produk yang dijual dengan permintaan pembeli saat ini untuk mempercepat penjualan. Terutama, pada orang yang FOMO, biasanya rela untuk mencari ke semua toko demi mendapatkan produk yang sedang tren.
6. Rekap penjualan secara rutin
Meski berjualan online, pencatatan transaksi tetap penting agar Anda dapat menganalisis performa toko dan membuat keputusan bisnis yang lebih tepat. Jika adanya temuan masalah terkait transaksi, bisa segera ditangani dengan cepat.
7. Meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan
Jika bisnis ingin terus berkembang, salah satu cara yang dapat dilakukan, dengan meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan. Caranya beragam, bisa mulai selalu merespon cepat ketika ada keluhan atau pertanyaan, memberikan informasi penting (promo dan produk terbaru), kepada pembeli yang pernah berbelanja. Indikator ini dapat berdampak pada banyaknya ulasan positif terhadap bisnis Anda.
8. Adakan progam khusus untuk pelanggan baru
Jangan remehkan pelanggan baru, karena terkadang justru dapat menjadi penentu apakah bakal repeat order. Biasanya, mereka mencoba karena penasaran. Maka dari itu, adakan program khusus untuk pelanggan baru, antara lain: diskon khusus transaksi pertama dan hadiah (voucher atau freebies) sebagai ucapan terima kasih.
9. Tentukan harga yang sesuai
Apalagi jika menjual barang yang cukup banyak dijual pedagang lain. Maka agar tetap bersaing, usahakan tidak menjualnya terlalu mahal. Namun, ingat jangan sampai justru merugikan secara margin. Sebelum menentukannya, lakukan riset harga pasaran yang dijual.
10. Cari supplier yang terpercaya
Carilah supplier yang sudah banyak dipercaya banyak seller dan brand. Jangan lupa, perhatian rating dan ulasan tentang supplier tersebut. Pemilihan supplier bisa berpengaruh pada reputasi dan jalannya operasional bisnis selanjutnya.
Kelola jualan online lebih mudah dengan bantuan omnichannel marketplace
Membuka dan mengembangkan toko di Shopee memang bisa dimulai dengan langkah-langkah sederhana. Namun, tanpa sistem yang terhubung, mengelola stok dan pesanan dari banyak marketplace secara terpisah bisa sangat merepotkan, mulai dari risiko stok yang tidak sinkron hingga pesanan yang tercecer karena harus dipantau satu per satu.
Mekari Desty adalah omnichannel marketplace yang memiliki kapabilitas untuk membantu seller menyatukan seluruh operasional penjualan mereka, mulai dari Shopee hingga marketplace lainnya, dalam satu platform yang terintegrasi.
Selain itu, melalui Mekari Desty, Anda juga dapat:
- Kelola Inventori: Sinkronisasi stok semua channel penjualan secara akurat dan sesuaikan persediaan secara terpusat dan otomatis.
- Proses Pesanan: Proses pesanan dari semua channel penjualan secara efisien, pastikan produk yang dikirim tepat dan cegah paket duplikat atau hilang.
- Pengaturan Produk: Kelola produk di seluruh marketplace lebih mudah dengan Master Product. Hanya dengan satu pengaturan master, Anda dapat sekaligus memperbarui produk di seluruh marketplace yang terhubung.
- Manajemen Gudang: Kelola bundling, multi-gudang, pembelian & transfer barang, naikkan produk di marketplace, dan hitung HPP secara otomatis.
- Laporan Akuntansi & Keuangan: Kelola data dan laporan keuangan bisnis Anda didukung oleh integrasi dengan Mekari Jurnal.
Saatnya kelola toko Shopee dan seluruh marketplace Anda lebih praktis dan terintegrasi bersama Mekari Desty.
Referensi
APJII (dikutip Databoks Katadata). “Ini E-Commerce yang Sering Diakses Masyarakat Indonesia pada 2026”
Seller Shopee. “Apa itu Program Penjual Star?”