9 mins read

Affiliate Marketing: Cara Kerja dan Bedanya dengan Reseller

Diterbitkan
Diperbarui
affiliate matketing
Mekari Desty Highlights
  • Affiliate marketing adalah teknik pemasaran di mana afiliasi mempromosikan produk merchant melalui berbagai channel dan mendapatkan komisi.
  • Afiliasi yang ingin berkembang lebih jauh dari sekadar berbagi link sering kali mulai membangun toko sendiri atau berjualan di marketplace.
  • Mekari Desty adalah software omnichannel marketplace yang memudahkan seller yang ingin mengembangkan bisnis lebih dari sekadar affiliate untuk mengelola produk, stok, dan pesanan dari berbagai marketplace dalam satu dashboard terpusat.

Masih banyak orang yang mengira affiliate marketing hanya sebatas membagikan link produk di media sosial. Padahal, ada strategi yang perlu dipahami, mulai dari memilih produk, membuat konten promosi, hingga memahami sistem komisi yang berlaku.

Model pemasaran ini juga semakin banyak digunakan karena dapat dijalankan secara fleksibel tanpa harus memiliki produk sendiri. Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari apa itu affiliate marketing, cara kerjanya, perbedaannya dengan reseller, jenis afiliasi, hingga cara memulainya sebagai pemula.

center banner mekari desty

Apa itu affiliate marketing?

Affiliate marketing adalah teknik pemasaran ketika bisnis, brand, atau agency bekerja sama dengan individu atau pihak lain yang disebut afiliasi untuk mempromosikan produk atau jasa. Sebagai imbalannya, afiliasi akan mendapatkan komisi ketika promosi tersebut menghasilkan penjualan atau tindakan tertentu sesuai ketentuan program.

Dalam skema ini, terdapat tiga pihak utama, yaitu merchant sebagai pemilik produk, afiliasi sebagai pihak yang melakukan promosi, dan konsumen sebagai pembeli atau pengguna akhir. Afiliasi dapat mempromosikan produk melalui berbagai channel, seperti media sosial, blog, email, atau platform lainnya.

Bagi merchant, affiliate marketing dapat membantu memperluas jangkauan pemasaran tanpa harus membangun tim pemasaran dalam jumlah besar. Sementara bagi afiliasi, model ini memberikan kesempatan untuk mendapatkan penghasilan dari promosi produk tanpa perlu membeli atau menyimpan stok barang terlebih dahulu.

Pasar affiliate marketing platform global bernilai USD 22,58 miliar pada 2025 dan diproyeksikan mencapai USD 23,84 miliar pada 2026, tumbuh hingga USD 35,70 miliar pada 2033 dengan CAGR 5,9% – Grand View Research

Dari data ini saja, dapat membuktikan kalau pasar affiliate selama beberapa tahun kedepan diprediksi bakal semakin berkembang di seluruh dunia. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bakal menjadi salah satu profesi yang dibutuhkan.

Cara kerja affiliate marketing

Cara kerja affiliate marketing melibatkan beberapa tahapan, berikut gambaran prosesnya:

1. Mendaftar ke program affiliate

Afiliasi terlebih dahulu mendaftar ke program affiliate yang disediakan oleh merchant atau melalui jaringan afiliasi pihak ketiga. Setelah pendaftaran disetujui, afiliasi biasanya mendapatkan akses ke produk yang dapat dipromosikan beserta link atau kode referral yang bersifat unik.

2. Memilih dan mempromosikan produk

Afiliasi memilih produk yang sesuai dengan niche dan karakteristik audiensnya. Produk tersebut kemudian dipromosikan melalui berbagai channel, seperti media sosial, blog, video, atau email.

Konten promosi sebaiknya tidak hanya berisi ajakan membeli, tetapi juga memberikan informasi yang membantu audiens memahami manfaat dan relevansi produk.

Ketika audiens tertarik dengan produk yang dipromosikan, mereka dapat mengklik link atau menggunakan kode afiliasi yang diberikan. Sistem affiliate kemudian akan mencatat aktivitas tersebut sehingga transaksi dapat dikaitkan dengan afiliasi yang bersangkutan.

4. Audiens melakukan tindakan yang ditentukan

Komisi tidak selalu diberikan hanya ketika terjadi pembelian. Tergantung programnya, afiliasi juga dapat memperoleh komisi ketika audiens melakukan tindakan tertentu, seperti mendaftar akun, mengisi formulir, menginstal aplikasi, atau berlangganan layanan.

5. Afiliasi menerima komisi

Jika transaksi atau tindakan memenuhi ketentuan program, afiliasi akan mendapatkan komisi sesuai model pembayaran yang telah ditetapkan merchant. Waktu pencairannya dapat berbeda-beda, tergantung kebijakan masing-masing program affiliate.

Jenis komisi dalam affiliate marketing

Besaran dan cara perhitungan komisi affiliate marketing dapat berbeda berdasarkan tujuan program. Beberapa model yang umum digunakan antara lain:

1. CPS (Cost Per Sale)

Komisi diberikan ketika terjadi penjualan yang berasal dari link atau kode afiliasi. Besarnya komisi biasanya berupa persentase tertentu dari nilai transaksi dan menjadi salah satu model yang umum digunakan dalam program affiliate marketplace.

2. CPL (Cost Per Lead)

Komisi diberikan ketika audiens melakukan tindakan yang menghasilkan lead, seperti mendaftarkan akun atau mengisi formulir. Model ini banyak digunakan untuk produk atau layanan yang membutuhkan proses pendaftaran sebelum terjadi transaksi.

3. CPC (Cost Per Click)

Komisi dihitung berdasarkan jumlah klik pada link afiliasi. Berbeda dengan CPS, model ini tidak selalu mensyaratkan audiens melakukan pembelian setelah mengklik tautan.

4. CPA (Cost Per Action)

Komisi diberikan ketika audiens melakukan tindakan tertentu yang telah ditentukan merchant. Tindakannya dapat berupa instalasi aplikasi, pendaftaran uji coba, atau aktivitas lainnya sesuai tujuan program.

Perbedaan affiliate marketing dan reseller

Affiliate marketing dan reseller sama-sama memungkinkan seseorang mendapatkan keuntungan dengan menjual atau mempromosikan produk milik bisnis lain. 

Namun, cara menjalankannya berbeda, terutama dari sisi kepemilikan produk, modal, dan sumber keuntungan.

AspekAffiliate MarketingReseller
Kepemilikan produkTidak perlu membeli atau memiliki produk yang dipromosikanBiasanya membeli produk terlebih dahulu untuk dijual kembali
Sumber keuntunganKomisi dari transaksi atau tindakan melalui link/kode afiliasiMargin dari selisih harga beli dan harga jual
Modal awalRelatif minim karena tidak perlu menyimpan stokMembutuhkan modal untuk membeli stok atau produk
Pengelolaan produkTidak perlu menyimpan atau mengirimkan produkUmumnya perlu mengelola stok dan proses penjualan
Risiko stokMinim karena tidak menyimpan persediaanLebih besar karena produk yang dibeli belum tentu terjual

Sederhananya, afiliasi berfokus pada promosi dan mendapatkan komisi dari hasil yang diperoleh, sedangkan reseller membeli produk untuk kemudian menjualnya kembali dengan margin tertentu.

Jenis-jenis afiliasi dalam affiliate marketing

affiliate marketing

Afiliasi dapat menjalankan promosi melalui berbagai channel dan memiliki karakteristik audiens yang berbeda. Beberapa jenis afiliasi yang umum digunakan antara lain:

1. Influencer

Influencer memanfaatkan audiens dan pengaruh yang mereka miliki di media sosial untuk mempromosikan produk. Promosi dapat dilakukan melalui berbagai format konten, seperti review, rekomendasi produk, maupun konten penggunaan produk.

2. Blogger

Blogger mempromosikan produk melalui artikel, ulasan, perbandingan, atau konten informatif di blog. Format ini memungkinkan afiliasi menjelaskan produk secara lebih mendalam sehingga cocok untuk produk yang membutuhkan pertimbangan sebelum dibeli.

3. Media massa

Media massa atau publisher dengan audiens yang besar juga dapat berperan sebagai afiliasi. Promosi dapat dilakukan melalui artikel, halaman rekomendasi, atau channel digital lain yang dimiliki media tersebut.

Cara daftar affiliate marketing

Ada dua jalur utama yang dapat digunakan untuk mulai menjadi affiliate, tergantung produk atau layanan yang ingin Anda promosikan.

1. Mendaftar langsung ke program merchant

Anda dapat bergabung langsung dengan program affiliate yang disediakan oleh merchant atau marketplace. Contohnya Shopee Affiliate Program, TikTok Shop Affiliate, Lazada Affiliate Program, atau Tokopedia Affiliate Program.

Proses pendaftaran biasanya dilakukan melalui aplikasi atau situs masing-masing platform. Setelah akun disetujui, Anda dapat memilih produk yang tersedia dan mendapatkan link atau kode untuk digunakan dalam promosi.

2. Mendaftar melalui affiliate network

Selain bergabung langsung dengan merchant, Anda juga dapat mendaftar melalui affiliate network pihak ketiga seperti Involve Asia, Accesstrade, atau Admitad. Platform seperti ini menghubungkan afiliasi dengan berbagai merchant sehingga pilihan produk atau layanan yang dapat dipromosikan menjadi lebih beragam.

Secara umum, proses pendaftaran meliputi pembuatan akun, pengisian data yang diperlukan, penentuan metode pembayaran, pemilihan merchant atau produk, lalu penggunaan link afiliasi untuk melakukan promosi.

Kewajiban pajak bagi affiliate marketing

Penghasilan yang diperoleh dari komisi affiliate marketing juga perlu diperhatikan dari sisi perpajakan. Afiliasi yang mendapatkan penghasilan dari program affiliate perlu memahami kewajiban pajak dan pelaporannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Hal ini penting terutama bagi Anda yang menjalankan affiliate marketing sebagai sumber penghasilan rutin atau mengikuti beberapa program sekaligus. Pencatatan komisi dan dokumen terkait pajak juga perlu dilakukan secara tertib agar lebih mudah saat melakukan pelaporan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

1. Pahami status pajak atas penghasilan affiliate

Komisi yang diterima dari aktivitas affiliate perlu diperhitungkan sebagai penghasilan dan dilaporkan sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku.

2. Simpan bukti potong pajak

Jika platform melakukan pemotongan pajak atas komisi yang diterima, simpan bukti potong tersebut dengan baik. Dokumen ini dapat diperlukan ketika Anda melakukan pelaporan pajak.

3. Catat seluruh penghasilan dari berbagai platform

Jika Anda mengikuti lebih dari satu program affiliate, catat penghasilan dari setiap platform secara terpisah. Pencatatan ini membantu Anda mengetahui total penghasilan sekaligus memudahkan proses administrasi dan pelaporan.

4. Perhatikan mekanisme pemotongan pajak

Tidak semua program affiliate memiliki mekanisme pemotongan pajak yang sama. Karena itu, periksa ketentuan dari masing-masing platform untuk mengetahui apakah pajak sudah dipotong atau masih perlu Anda hitung dan laporkan sendiri.

Kesalahan yang perlu dihindari sebagai affiliate

Beberapa kesalahan justru dapat membuat promosi kurang efektif dan menurunkan kepercayaan audiens.

1. Terlalu hard-selling

Konten yang terlalu berfokus pada ajakan membeli dapat membuat audiens merasa tidak nyaman, terutama jika tidak disertai informasi yang relevan. Sebaiknya, buat konten yang membantu audiens memahami produk sebelum mengarahkan mereka pada keputusan pembelian.

2. Mengikuti terlalu banyak program affiliate

Bergabung dengan banyak program sekaligus belum tentu meningkatkan penghasilan. Terlalu banyak program justru dapat memecah fokus dan membuat Anda kesulitan menentukan produk serta strategi konten yang benar-benar ingin dikembangkan.

3. Salah memilih program affiliate

Komisi yang besar tidak selalu berarti program tersebut cocok untuk Anda. Pertimbangkan kesesuaian produk dengan niche, kebutuhan audiens, kualitas produk, serta reputasi merchant sebelum memilih program affiliate.

Cara sukses menjalankan affiliate marketing

Beberapa langkah berikut dapat membantu Anda mengembangkan aktivitas affiliate secara lebih terarah.

1. Riset produk dan kompetitor sebelum memulai

Riset membantu Anda mengetahui produk yang memiliki permintaan sekaligus memahami bagaimana kompetitor atau affiliate lain mempromosikannya. Dari sini, Anda dapat menemukan sudut pandang yang lebih relevan untuk membedakan konten yang dibuat.

2. Kenali produk secara detail

Pelajari manfaat, fitur, kelebihan, kekurangan, serta cara penggunaan produk sebelum membuat konten. Jika memungkinkan, mencoba produk secara langsung dapat membantu Anda memberikan penjelasan yang lebih relevan dan meyakinkan.

3. Buat konten original

Hindari sekadar menyalin materi promosi yang diberikan merchant. Buat konten dengan sudut pandang dan gaya komunikasi Anda sendiri, misalnya melalui review, tutorial, perbandingan, atau pengalaman menggunakan produk.

4. Manfaatkan lebih dari satu channel

Jangan hanya mengandalkan satu platform untuk menjangkau audiens. Anda dapat memanfaatkan media sosial, blog, email, atau channel lain yang sesuai dengan karakteristik audiens dan jenis produk yang dipromosikan.

5. Bangun hubungan dengan merchant

Hubungan yang baik dengan merchant atau pengelola program affiliate dapat membuka peluang untuk mendapatkan informasi produk, materi promosi, maupun kesempatan kerja sama lainnya. Komunikasi yang baik juga membantu Anda memahami perubahan program dan ketentuan komisi yang berlaku.

Kembangkan bisnis online lebih dari sekadar affiliate dengan Mekari Desty

Affiliate marketing adalah cara yang efektif untuk menghasilkan komisi tanpa harus memiliki produk sendiri. Namun bagi yang ingin melangkah lebih jauh dan membangun bisnis yang lebih mandiri, mengelola penjualan sendiri di berbagai marketplace membuka peluang yang jauh lebih besar dari sekadar komisi per transaksi.

Tantangannya, menjalankan toko di banyak marketplace sekaligus membutuhkan sistem yang menyatukan seluruh operasional agar tidak memakan terlalu banyak waktu untuk pekerjaan manual yang seharusnya bisa diotomasi.

Mekari Desty adalah software omnichannel marketplace yang memudahkan seller untuk mengelola produk, stok, dan pesanan dari berbagai marketplace dalam satu dashboard terpusat, sehingga bisnis dapat berkembang di banyak channel tanpa beban operasional yang berlipat ganda. Berikut fitur yang mendukung pengembangan bisnis online:

  • Manajemen produk terpusat: Kelola dan distribusikan data produk ke berbagai marketplace sekaligus dari satu sistem tanpa perlu input ulang di setiap platform.
  • Sinkronisasi stok real-time lintas marketplace: Stok diperbarui otomatis di semua channel setiap kali terjadi transaksi, menghilangkan risiko overselling yang dapat merusak performa toko.
  • Manajemen promosi marketplace: Kelola campaign promo dari berbagai marketplace secara terpusat untuk mendukung strategi pemasaran yang lebih terstruktur.
  • Desty Store: Miliki toko online sendiri dengan catalog store dan 1-page checkout untuk menjangkau pelanggan di luar marketplace, termasuk dari WhatsApp dan Instagram.
  • Laporan penjualan real-time: Pantau performa penjualan dari seluruh channel dalam satu tampilan untuk evaluasi yang lebih cepat dan berbasis data.

Mekari Desty menggunakan sistem top up atau bayar sesuai pemakaian per pesanan selesai, bukan subscription bulanan. Bagi seller yang baru memulai membangun bisnis sendiri di luar program affiliate, biaya lebih terjangkau karena menyesuaikan volume pesanan yang masuk, bukan tarif tetap yang sama setiap bulan.

Saatnya kembangkan bisnis online lebih dari sekadar affiliate bersama Mekari Desty.

References and methodology

Methodology

Methodology

Articles published by Mekari Desty are developed using trusted sources, including official data, company reports, academic research, and insights from industry practitioners. Whenever possible, we refer directly to primary sources before drawing conclusions. Our editorial team reviews and verifies the information to ensure accuracy and relevance. All references are listed so readers can trace each piece of information back to its original source.

Our editorial standards

Our editorial standards

  • Primary source first: We consult official product documentation and pricing pages directly, not secondhand summaries or aggregator sites.
  • Fact-checking: All product features, pricing, and claims are cross-verified against each platform’s official website at the time of writing.
  • No paid placement: Tools are selected based on relevance and fit for Indonesian businesses, not commercial arrangements. Mekari Desty is included as a first-party product and is transparently labeled as such.
  • Regular review: Articles are periodically updated to reflect product changes or shifts in market relevance.
References

References

Grand View Research. “Affiliate Marketing Platform Market Size & Outlook”
Glints. “Affiliate Marketing: Apa Itu, Manfaat, Tips, Jenis-Jenis, dan Plus Minus”
Dentsu Indonesia. “Cara Kerja dan Contoh Affiliate Marketing dalam Bisnis”
Shopee. “Affiliate Marketing: Pengertian, Cara Kerja, dan Keuntungannya”

FAQ

1. Apa itu affiliate marketing?

1. Apa itu affiliate marketing?

Affiliate marketing adalah teknik pemasaran di mana afiliasi mempromosikan produk atau jasa milik merchant dan mendapatkan komisi ketika promosi tersebut menghasilkan penjualan atau tindakan tertentu, tanpa perlu memiliki atau mengelola produk sendiri.

 

2. Bagaimana cara kerja affiliate marketing?

2. Bagaimana cara kerja affiliate marketing?

Afiliasi mendaftar ke program affiliate, memilih produk yang sesuai dengan audiens, mempromosikannya melalui berbagai channel menggunakan link atau kode unik, lalu mendapatkan komisi ketika audiens melakukan pembelian atau tindakan yang ditentukan melalui link tersebut.

3. Apa perbedaan affiliate marketing dan reseller?

3. Apa perbedaan affiliate marketing dan reseller?

Afiliasi tidak perlu membeli atau menyimpan produk karena komisi didapat dari hasil promosi, sementara reseller membeli produk terlebih dahulu lalu menjualnya kembali dengan margin dari selisih harga beli dan harga jual.

4. Apa saja jenis komisi dalam affiliate marketing?

4. Apa saja jenis komisi dalam affiliate marketing?

Jenisnya meliputi CPS (komisi per penjualan), CPL (komisi per lead seperti pendaftaran), CPC (komisi per klik), dan CPA (komisi per tindakan tertentu seperti instalasi aplikasi atau berlangganan).